Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (15/6) dengan lonjakan signifikan sebesar 4,12 persen.

Berdasarkan data yang dikutip dari Detik Finance, indeks mendarat di level 6.254,97 pada akhir sesi.

>>> Mengenal Tren Loneliness Influencer yang Ramai di TikTok

Laju penguatan indeks ditopang oleh performa solid sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melesat 5,91 persen, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 7,14 persen, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkerek 4,91 persen.

Sebaliknya, tekanan jual menimpa saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang menjadi jajaran pelemahan terdalam.

Investor asing masih membukukan aksi jual bersih senilai Rp107,13 miliar di pasar reguler dan mencapai Rp105,86 miliar di seluruh pasar.

Secara sektoral, mayoritas bidang usaha bergerak di zona hijau dengan rincian 10 dari 11 sektor mengalami kenaikan.

Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 7,26 persen, sedangkan sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang melemah dengan koreksi 0,67 persen.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat mencatatkan pergerakan yang bervariasi.

Indeks Dow Jones merangkak naik 0,64 persen ke posisi 51.999, tetapi indeks S&P 500 tergelincir 0,57 persen menuju 7.511 dan Nasdaq terkoreksi 1,15 persen ke level 26.376.

Pelaku pasar domestik dilaporkan masih mencermati fluktuasi nilai tukar rupiah dan pergerakan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) di tengah tekanan jual asing.

Di sisi lain, ETF Indonesia EIDO mengalami penurunan sebesar 0,39 persen, sementara MSCI Indonesia terpantau bergerak mendatar.

Aksi Korporasi: Rights Issue dan Dividen