PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) bersiap menggelar Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) tahap IV.

Emiten ini bakal menerbitkan 72,47 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp6.875 per lembar untuk mengincar dana segar Rp498,27 miliar.

Seluruh efek baru tersebut nantinya diserap oleh PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd selaku pihak non-afiliasi.

Aksi ini akan meningkatkan jumlah saham disetor penuh PANI menjadi 18,19 miliar lembar dengan total modal disetor Rp1,82 triliun, yang hasilnya diumumkan pada 25 Juni.

>>> Polri Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Mati Tanpa Bikin Baru

Langkah penggalangan dana juga ditempuh PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) melalui Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I.

Perseroan melepas 900 juta saham baru seharga Rp500 per saham dengan target perolehan dana maksimal Rp450 miliar.

Sebagian besar dana rights issue, yakni sekitar 98,96 persen setelah dikurangi biaya emisi, dialokasikan untuk melunasi utang kepada PT Sarana Steel.

Kewajiban itu mencakup pokok pinjaman sebesar US$20,60 juta atau sekitar Rp317,57 miliar beserta akumulasi bunga senilai Rp127,77 miliar.

Sisa dana sekitar 1,04 persen akan digunakan sebagai modal kerja operasional, termasuk untuk pengadaan bahan baku pabrik.

BAJA menetapkan rasio HMETD sebesar 2:1, di mana pemegang dua saham lama per 27 Agustus memperoleh satu hak, dengan risiko dilusi hingga 33,33 persen bagi yang absen.

PT Sarana Steel bersama Ibnu Susanto berkomitmen menjadi pembeli siaga jika masih terdapat sisa saham yang tidak terserap pasar.

Jadwal perdagangan hak memesan efek tersebut direncanakan bergulir dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 4 September.