Tim nasional sepak bola Aljazair menurunkan penjaga gawang Luca Zidane sebagai starter untuk menghadapi juara bertahan Argentina pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City, Amerika Serikat, Selasa, 16 Juni 2026.

Pertandingan tersebut menjadi penampilan internasional kedelapan bagi kiper berusia 28 tahun itu bersama skuad berjuluk Les Fennecs sejak memutuskan berganti kewarganegaraan olahraga.

>>> Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Messi Cetak Rekor, Bentrokan Suporter Warnai Laga

Luca yang merupakan anak kandung dari legenda Prancis, Zinedine Zidane, memenuhi syarat membela Aljazair berkat asal-usul kakek dan nenek dari pihak ayahnya yang bermigrasi dari negara Afrika Utara tersebut pada tahun 1960-an.

Meskipun lahir di Marseille dan sempat menjuarai Piala Eropa U-17 2015 bersama Prancis, penjaga gawang klub Granada itu secara resmi dinyatakan berhak mewakili Aljazair pada September tahun lalu dan memulai debut seniornya pada 14 Oktober 2025.

Keputusannya memilih Aljazair didasari atas ikatan budaya keluarga yang kuat dan keinginan untuk mengukir jalurnya sendiri di level internasional.

"We’ve lived in an Algerian culture since we were small," kata Luca Zidane, seperti dikutip dari The Athletic.

"It’s an honour to play for Algeria. The final decision was mine, but I spoke with my family, my parents, my brothers, my grandfather.

My father was happy, he knew it was something I wanted to do. To be able to play in a World Cup is a dream for any kid."

Zinedine Zidane dijadwalkan menonton langsung aksi putranya dari tribune stadion di Kansas City, alih-alih menghadiri pertandingan antara Prancis melawan Senegal.