Pembalap asal Spanyol, Jorge Martin, membeberkan kisah pahit mengenai pembatalan kontrak sepihak yang dilakukan oleh manajemen Ducati.

Kesepakatan yang semula dipersiapkan untuk musim balap MotoGP 2023 tersebut mendadak kandas.

>>> AS dan Iran Mulai Negosiasi Nota Kesepahaman 60 Hari

Kisah ini bermula saat performa impresif Jorge Martin bersama tim satelit Pramac Ducati selama dua musim awal sejak naik kelas pada 2021.

Ia mengoleksi satu kemenangan, delapan podium, dan sembilan pole position yang membuatnya dinilai layak masuk tim utama.

Menurut penuturan Jorge Martin, dirinya sebenarnya sudah membubuhkan tanda tangan kontrak untuk menjadi rekan setim Pecco Bagnaia di tim pabrikan Ducati.

Namun, manajemen tim asal Italia tersebut mengambil keputusan lain dengan membatalkan komitmen tersebut.

Ducati memilih untuk merekrut Enea Bastianini dan membiarkan Jorge Martin tetap bertahan di tim satelit Pramac selama dua tahun berikutnya.

Kondisi tersebut tidak menghalangi performa Jorge Martin yang sukses menjadi runner-up pada musim 2023 dan puncaknya merebut gelar juara dunia MotoGP pada tahun setelahnya.

>>> 7 Sabun Cuci Muka Terbaik untuk Mencerahkan dan Memudarkan Flek Hitam

Penolakan Kedua Jelang Musim Balap 2025

Memasuki musim berikutnya, performa Jorge Martin yang keluar sebagai runner-up setelah bersaing ketat hingga seri terakhir kembali membuka peluang untuk menuju tim pabrikan.

"Kemudian kami menandatangani kontrak lain, oke, itu baik-baik saja. Saya menerima situasi ini karena saya bahagia di Pramac, dengan motor pabrikan.

Jadi pada akhirnya, tidak ada perbedaan besar," kata Jorge Martin.

Namun, Ducati justru menjatuhkan pilihan kepada Marc Marquez untuk mendampingi Pecco Bagnaia, yang otomatis menutup pintu bagi pembalap bernomor motor 89 tersebut.

Situasi ini memicu Jorge Martin untuk menyudahi kerja sama dengan pabrikan Borgo Panigale dan memilih hengkang ke Aprilia dengan durasi kontrak dua musim.

>>> Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah Tiga Bulan

Langkah kepindahan ini terbukti tepat karena pada awal musim MotoGP 2026, Jorge Martin sukses mempertahankan posisinya di jajaran atas klasemen sementara demi mengamankan gelar juara dunia.