Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Rabu (17/6/2026). Pergerakan ini didorong oleh pola V-shape recovery yang telah terbentuk.

Optimisme pasar juga ditopang oleh meredanya tekanan jual dari investor asing pada perdagangan Selasa (16/6/2026). Sentimen positif ini diperkirakan masih bertahan dalam waktu dekat.

>>> Dow Jones Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Terkoreksi

Proyeksi Analis

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai momentum penguatan IHSG masih terjaga selama indeks bertahan di atas area support penting.

Ia memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.071–5.931 dengan target resistance di kisaran 6.300–6.360.

Sementara itu, Praktisi Pasar Modal sekaligus Pendiri WH-Project, William Hartanto, memproyeksikan indeks berpotensi bergerak pada rentang 6.188 hingga 6.400.

Proyeksi tersebut didasari oleh optimisme pelaku pasar setelah IHSG berhasil menembus level 6.200 yang menjadi konfirmasi pembalikan arah.

>>> KAI Commuter Operasikan 15 Perjalanan KRL Jogja-Solo Hari Ini

Sentimen Pasar

Sentimen pasar ke depan akan dipengaruhi oleh hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,50 persen.

Selain itu, pertemuan Federal Reserve terkait suku bunga acuan juga menjadi perhatian investor.

Rencana kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran diperkirakan menekan harga minyak dunia. Hal ini dinilai positif bagi stabilitas rupiah dan penekanan inflasi.

Rekomendasi Saham

William Hartanto merekomendasikan saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dengan target harga Rp 1.900–Rp 2.000 per saham.

>>> Mengenal Trend Spotting, Ilmu Meramal Masa Depan yang Wajib Dimiliki CEO

Ia juga merekomendasikan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan target harga Rp 2.300–Rp 2.400 per saham.