Adidas bersama FIFA secara resmi meluncurkan bola resmi Piala Dunia 2026 yang diberi nama Trionda. Peluncuran berlangsung di New York pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Bola ini menyematkan chip sensor pintar berfrekuensi 500 Hz di balik lapisan kulit sintetisnya. Sensor tersebut mampu merekam pergerakan bola sebanyak 500 kali per detik.

>>> Elza Syarief Mundur sebagai Kuasa Hukum Sony Sonjaya karena Dibohongi

Data yang dikumpulkan meliputi posisi, kecepatan, arah, putaran, hingga momen sentuhan pemain. Informasi itu langsung dikirim ke sistem Video Assistant Referee (VAR) untuk membantu wasit mengambil keputusan.

Teknologi Connected Ball yang Disempurnakan

Trionda merupakan evolusi dari Connected Ball Technology yang sebelumnya digunakan pada bola Al Rihla di Piala Dunia 2022 Qatar.

Komponen elektronik di dalamnya dirancang agar tidak mengganggu keseimbangan bola.

Sensor pintar memiliki bobot sekitar 14 gram dengan daya tahan baterai hingga 6 jam. Durasi itu dinilai cukup untuk satu pertandingan penuh beserta sesi pemanasan.

Pengisian daya dilakukan melalui port magnetik tersembunyi tanpa perlu membongkar struktur bola. Staf teknis kini bertanggung jawab mengisi daya bola sebelum pertandingan dimulai.

Saat pemain menendang bola, sensor langsung merekam waktu kontak kaki dengan bola. Data dikirim ke ruang VAR dan disinkronkan dengan 12 hingga 29 kamera pelacak pemain di stadion.

>>> FotMob Rilis Formasi Terbaik Timnas Inggris Versi Data Opta

Integrasi data ini mendeteksi posisi offside secara presisi dalam hitungan milidetik. Sistem juga memverifikasi keabsahan gol, mengidentifikasi handball, sentuhan ganda, serta menentukan kepemilikan bola saat pelanggaran.

Penerapan Connected Ball Technology diklaim mampu memangkas waktu pengambilan keputusan VAR hingga 30 persen. Tingkat akurasi keputusan wasit di lapangan meningkat hampir mencapai 99 persen.