Desain Empat Panel yang Revolusioner

Trionda hanya menggunakan 4 panel, menjadikannya bola dengan jumlah panel paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia.

Sebagai perbandingan, bola Telstar pada 1970 memiliki 32 panel, sedangkan Al Rihla memiliki 6 hingga 8 panel.

Panel-panel tersebut disatukan menggunakan metode thermal bonding tanpa jahitan. Hasilnya, permukaan bola lebih mulus dan lintasannya lebih stabil di udara.

Desain ini juga menekan tingkat penyerapan air hingga 20 persen sekaligus mengoptimalkan kontrol bola bagi pemain.

>>> Cara Cek Status Penerima PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026

Nama Trionda berasal dari kata "tri" (tiga) dan "onda" (gelombang dalam bahasa Spanyol), merepresentasikan kolaborasi tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.