Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat meminta maaf kepada masyarakat atas kendala akses laman sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) saat pengumuman hasil pemetaan pada Selasa (16/6/2026).

Lonjakan lalu lintas data karena antusiasme warga yang mengakses situs secara bersamaan menjadi pemicu utama gangguan tersebut.

>>> Trump Sepakati Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Anjlok Hampir 5 Persen

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyampaikan pernyataan resmi mengenai situasi teknis yang terjadi.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para orangtua dan calon murid baru dalam mengakses pengumuman hasil PCMB," ujar Purwanto.

Pihak dinas memastikan bahwa proses penyempurnaan sistem tidak akan merugikan aspek administratif para calon siswa.

"Kami memberikan jaminan penuh bahwa seluruh data pemetaan calon murid baru tersimpan dengan sangat aman.

Tidak ada satu pun hak calon murid yang dirugikan secara administratif akibat proses penyempurnaan sistem ini," tegas Purwanto.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik karena tim teknis terus mematangkan performa fitur pengumuman tersebut.

>>> Bocoran vivo T5 Lite: Baterai 6.500 mAh dan Kamera 50 MP

Pemerintah daerah setempat turut mengantisipasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri tingkat SMA dan SMK dengan menyiapkan jalur alternatif melalui institusi pendidikan swasta.

"Anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri akan kami salurkan ke sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya perlindungan layanan pendidikan," ungkap Purwanto.

Langkah mitigasi ini diambil mengingat ada sekitar 77 ribu calon murid yang dilaporkan belum mendapatkan kuota di sekolah negeri.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memberikan bantuan pembiayaan pendidikan bagi siswa yang disalurkan ke sekolah swasta tersebut.

"Melalui skema tersebut, biaya pendidikan seperti Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) maupun Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) akan mendapat dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sesuai skala prioritas dan kapasitas fiskal daerah," jelas Purwanto.

Hingga saat ini, koordinasi dengan berbagai sekolah swasta di setiap wilayah terus diperluas oleh Kantor Cabang Dinas Pendidikan.

>>> China Percepat Internasionalisasi Yuan Digital Lewat Kerja Sama 26 Lembaga Keuangan

Upaya pemenuhan hak pendidikan juga dijalankan melalui ekspansi akses SMA Terbuka pada zona-zona yang mencatatkan jumlah calon murid belum tertampung dalam skala tinggi.