PBSI Minta Maaf Usai Tim Bulutangkis Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi meminta maaf kepada publik atas kegagalan tim Merah Putih di Piala Thomas 2026.
Permohonan maaf disampaikan pada Jumat (8/5/2026) menyusul hasil buruk yang dialami Indonesia di Denmark.
>>> 10 Pelatih dengan Gaji Tertinggi di Piala Dunia 2026
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia tersingkir di babak penyisihan grup. Langkah Jonatan Christie dkk terhenti setelah kalah 1-4 dari Prancis dan finis di peringkat ketiga grup.
Hasil ini memicu kritik tajam dari penggemar bulutangkis di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, angkat bicara dan berjanji melakukan pembenahan internal.
"Kami memahami harapan masyarakat terhadap prestasi bulutangkis Indonesia sangat besar. Kami juga harus jujur bahwa hasil yang dicapai belum sesuai target," ujar Taufik.
"Atas hal tersebut, saya mewakili PBSI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.
PBSI langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat evaluasi pada Kamis, 7 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas perbaikan formula tim secara menyeluruh.
"Kami bertanggung jawab melakukan evaluasi. Evaluasi setengah harian dari siang sampai sore kemarin, dihadiri Ketum juga.
>>> Saham Global Melonjak Tajam, Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen
Benar-benar evaluasi dari pengurus, pelatih, nanti juga pemain," ujar salah satu pengurus PBSI.
Sejumlah poin krusial menjadi catatan, termasuk kesiapan teknis, taktik, stabilitas performa, dan mental bertanding dalam format beregu.
Taufik menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya dibebankan kepada atlet, tetapi juga menyasar regulasi latihan, peran pelatih, dan tim pendukung.
Program Akselerasi Performa Atlet
PBSI berkomitmen mengubah sistem pembinaan menjadi lebih sistematis melalui program akselerasi. Langkah ini dirancang untuk mendongkrak kemampuan pemain.
"Kami ingin proses pembinaan lebih terarah sehingga setiap atlet memiliki kesiapan matang menghadapi tekanan dan persaingan level dunia," kata Taufik.
PBSI juga akan memfokuskan upaya pada peningkatan kapasitas atlet agar mampu mengikuti program akselerasi dan bersaing di turnamen level lebih tinggi.
>>> Ruben Onsu Bicara Komunikasi dengan Sarwendah: Tagihan Lancar, Kabar Anak Minim
Melalui skema baru ini, PBSI memproyeksikan lahirnya pebulutangkis yang adaptif terhadap atmosfer kompetisi internasional. Penguatan mental juara kini menjadi prioritas utama federasi.
Update Terbaru
Bursa Efek Indonesia Sanksi 88 Emiten yang Belum Setor Laporan Keuangan
Sabtu / 13-06-2026, 11:36 WIB
Rupiah Menguat Tajam ke Rp17.870, BI Rate Naik ke 5,5%
Sabtu / 13-06-2026, 11:36 WIB
Betrand Peto Buka Suara Saat Ruben Onsu Kembali Diserang, Singgung Sikap yang Ingin Terus Dipuji
Sabtu / 13-06-2026, 11:34 WIB
Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 11:32 WIB
Harga Emas Antam 13 Juni 2026 Bertambah Rp 2.000 per Gram pada Perdagangan Pagi
Sabtu / 13-06-2026, 11:30 WIB
Pegulat Sumo Aktif Tamawashi dan Tamashoho Debut Sebagai Pengisi Suara di Anime Jaadugar
Sabtu / 13-06-2026, 11:27 WIB
Tiga BUMN Tambang Bagikan Dividen Hasil Laba Bersih 2025
Sabtu / 13-06-2026, 11:27 WIB
Aktor Remaja Muzakki Ramadhan Alami Dugaan Kekerasan di Toilet Mal
Sabtu / 13-06-2026, 11:26 WIB
Barcelona Siapkan Langkah Hukum terhadap Florentino Perez Terkait Kasus Negreira
Sabtu / 13-06-2026, 11:24 WIB
Pemerintah Tingkatkan Alokasi Rumah Subsidi di Kepulauan Nias
Sabtu / 13-06-2026, 11:22 WIB
Harga Emas Antam 13 Juni 2026 Bervariasi, Buyback Naik Rp4.000
Sabtu / 13-06-2026, 11:22 WIB
BAKTI Evaluasi Penggunaan Internet Pendidikan di Maratua, Temukan Kendala Teknis
Sabtu / 13-06-2026, 11:21 WIB
Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 11:20 WIB
Mobil Pengangkut Perlengkapan Timnas Inggris Dibobol Maling di Kansas City
Sabtu / 13-06-2026, 11:17 WIB






