Tiga emiten BUMN sektor pertambangan resmi membagikan dividen tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada pekan ini.

Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan PT Timah Tbk. (TINS).

>>> Aktor Remaja Muzakki Ramadhan Alami Dugaan Kekerasan di Toilet Mal

Antam Bagikan Rp5,04 Triliun

PT Aneka Tambang Tbk. atau Antam mengalokasikan dana sebesar Rp5,04 triliun sebagai dividen.

Rasio pembayaran tersebut setara dengan 70 persen dari total laba bersih yang diperoleh perusahaan sepanjang tahun buku 2025.

Keputusan ini telah mendapatkan persetujuan resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar manajemen Antam.

Direktur Utama Antam Untung Budiharto menyatakan bahwa sebesar Rp2,16 triliun atau 30% ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.

Sisa dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan proyek strategis perseroan ke depan.

PTBA dan Timah Juga Tebar Dividen

Emiten BUMN tambang lainnya, PTBA, menetapkan pembagian dividen tahun buku 2025 dengan nilai total mencapai Rp1,3 triliun atau sebesar Rp114 per lembar saham.

>>> Barcelona Siapkan Langkah Hukum terhadap Florentino Perez Terkait Kasus Negreira

Jumlah tersebut setara dengan 45 persen dari total perolehan laba bersih perseroan.

Rasio pembayaran dividen PTBA kali ini mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, yaitu 75% pada tahun buku 2024.

Selanjutnya, TINS turut membagikan dividen senilai Rp656,8 miliar kepada para pemilik saham.

Nilai pembayaran dari produsen timah ini setara dengan kisaran Rp88 untuk setiap lembar saham.

Alokasi dana keuntungan dari TINS ini mengambil porsi setengah dari total keuntungan bersih yang dikumpulkan korporasi, atau 50% dari laba bersih tahun buku 2025.

>>> Pemerintah Tingkatkan Alokasi Rumah Subsidi di Kepulauan Nias

Sisa dari laba bersih tersebut akan dibukukan TINS sebagai saldo laba ditahan.