Sebuah video yang memperlihatkan Toyota Fortuner dikepung dan diamuk warga di kawasan Ciledug, Tangerang, menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Aksi pengeroyokan tersebut berlangsung dalam situasi yang sangat ramai dan mencekam.

>>> Virgil van Dijk Optimistis Belanda Bersaing di Piala Dunia 2026

Rekaman amatir dari akun Instagram @ciledug24jam menampilkan sejumlah warga, termasuk pengemudi ojek online, menginjak-injak mobil putih tersebut. Warga juga mengerumuni pengemudi yang telah dikeluarkan dari dalam kendaraan.

Pada dokumentasi lain, pria yang diduga pengemudi Fortuner itu dievakuasi petugas ke mobil ambulans dalam kondisi tanpa kaos dan tidak sadarkan diri.

Di lokasi kejadian, amarah warga masih terlihat di tengah suara sirine yang bersahut-sahutan.

Narasi awal yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa pengemudi Fortuner tersebut dikejar massa karena melakukan aksi tabrak lari.

Pelaku akhirnya berhasil dihentikan warga setelah kendaraan yang dibawanya terjebak dalam kemacetan di area Puri Beta.

Namun, pihak kepolisian segera meluruskan informasi yang beredar tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengendara mobil mewah itu ternyata merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba yang sedang melarikan diri.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa pengendara tersebut bukan pelaku tabrak lari ataupun pencuri mobil.

Pria itu dipastikan sebagai tersangka kasus narkotika.

Kombes Raden Muhammad Jauhari membeberkan kronologi insiden penggerebekan yang berakhir dengan aksi massa tersebut.

Peristiwa pengepungan itu terjadi pada hari Jumat, 12 Juni 2026 sekitar pukul 20.54 WIB.

>>> Kemensos Cairkan Bansos BPNT Juni 2026, Cek Status Penerima via HP

"Bahwa telah terjadi penangkapan diduga pelaku narkoba yang pada saat dilakukan penggerebekan, salah satu diduga tersangka melarikan diri ke wilayah Ciledug (Puri Beta 2)," kata Jauhari dalam keterangannya, dikutip dari detikNews, Sabtu (13/6).