Tips Beli Peugeot 206 Bekas: Fokus pada Elektronik dan Mesin
Peugeot 206 tetap menjadi pilihan menarik bagi pencari hatchback Eropa bekas berkat desain khas dan harga terjangkau.
Namun, calon pembeli tidak boleh hanya fokus pada eksterior dan performa mesin. Komponen elektronik justru menjadi sektor krusial yang wajib diperiksa.
>>> Triumph Indonesia Isyaratkan Kenaikan Harga Motor Imbas Fluktuasi Rupiah
Hadi Taruna, pemilik bengkel spesialis Peugeot EngineBlock Autoworks di Bintaro, Tangerang Selatan, mengungkapkan hal tersebut kepada Kompas. com.
Menurut pria yang akrab disapa Hatar itu, sistem manajemen kendaraan Peugeot 206 sudah tergolong modern meski usianya tidak muda lagi.
"Harus dilihat elektroniknya, karena mesinnya tua tapi secara sistem manajemennya sudah oke, sudah modern," ujar Hatar.
Ia menjelaskan bahwa mobil ini sudah menggunakan immobilizer yang terintegrasi dengan ECU dan BSI (Built-In System Interface).
Periksa Sistem Pendingin dan Kipas Elektronik
Sektor lain yang perlu perhatian ekstra adalah komponen pendingin mesin, terutama kipas elektronik.
Hatar membagikan metode praktis untuk mendeteksi apakah sistem kipas masih berfungsi normal atau sudah dimodifikasi.
>>> Anak Muda Gandrungi Mobil Peugeot Lawas Akibat Tren Retro
Pada kondisi standar tanpa AC, kipas harus menyala pada temperatur 95 derajat dengan kecepatan rendah (low speed).
Jika kipas langsung berputar kencang (high speed) sejak mesin dihidupkan, itu menandakan adanya jumper pada sistem cooling fan.
Saat AC menyala, kipas low speed langsung aktif, sedangkan high speed baru bekerja jika tekanan mencapai 250 PSI.
Jika dengan AC kipas langsung high speed, berarti sistem sudah diubah. Modifikasi diperbolehkan asal sesuai skema diagram, bukan asal jumper.
Cek Blok Mesin dan Komponen Lain
Kondisi dapur pacu Peugeot 206 juga tidak boleh luput dari pengawasan. Teknologi mesinnya masih tergolong lama, menggunakan pelatuk dan setelan klep.
Pengecekan bisa dilakukan secara visual dan pendengaran saat mesin hidup. Perhatikan kebocoran oli, suara metal asing, dan responsivitas saat digas.
>>> Astra Daihatsu Motor Kembali Gelar National SMK Skill Contest
Material blok silinder aluminium juga perlu diperiksa dari kemungkinan karat atau korosi pada fisik luarnya.
Update Terbaru
Minat Anak Muda terhadap Mobil Sedan Peugeot Klasik Meningkat
Sabtu / 13-06-2026, 13:48 WIB
Generasi Muda Kini Dominasi Pengguna Mobil Sedan Peugeot Klasik
Sabtu / 13-06-2026, 13:48 WIB
PBVSI Tunjuk Toiran sebagai Pelatih Karteker Timnas Voli Putra untuk AVC Men's Cup
Sabtu / 13-06-2026, 13:48 WIB
Bukan Nasab Ayah, Nama Ibu Jennifer Coppen Disebut dalam Akad Nikah Justin Hubner
Sabtu / 13-06-2026, 13:47 WIB
PT Sumaco Wahana Utama Rampungkan Tinjauan Administrasi Bea Cukai
Sabtu / 13-06-2026, 13:46 WIB
Jadwal Perebutan Juara 3 ASEAN U19: Kamboja vs Indonesia 13 Juni 2026
Sabtu / 13-06-2026, 13:44 WIB
Bukan Karena DEMO! Meta Alami Gangguan Global, Facebook dan Instagram Sempat Tidak Bisa Diakses
Sabtu / 13-06-2026, 13:44 WIB
Komentar Gianni Infantino Soal Italia Tuai Kecaman Politisi
Sabtu / 13-06-2026, 13:42 WIB
Timnas Indonesia U-19 Incar Rekor Finis Ketiga Terbanyak di Piala AFF
Sabtu / 13-06-2026, 13:42 WIB
Alasan Elon Musk dan Mark Zuckerberg Pilih Cicil Rumah Mewah Terungkap
Sabtu / 13-06-2026, 13:42 WIB
Kemenag Buka Pendaftaran Nikah Massal Gratis di Jakarta hingga 23 Juni 2026
Sabtu / 13-06-2026, 13:40 WIB
KKP Siapkan Insentif dan Disinsentif Pengelolaan Sampah bagi Pemda
Sabtu / 13-06-2026, 13:40 WIB
Anker Luncurkan TWS Soundcore Liberty 5 Pro Series di Indonesia
Sabtu / 13-06-2026, 13:40 WIB
Christian Pulisic Cetak Assist, Lewati Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia
Sabtu / 13-06-2026, 13:40 WIB






