KKP Siapkan Insentif dan Disinsentif Pengelolaan Sampah bagi Pemda
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah merumuskan skema insentif serta disinsentif bagi pemerintah daerah terkait efektivitas pengelolaan sampah.
Langkah strategis ini dirancang untuk menekan angka kebocoran sampah yang mencemari kawasan pesisir dan lautan.
>>> Anker Luncurkan TWS Soundcore Liberty 5 Pro Series di Indonesia
Kebijakan tersebut bakal diintegrasikan ke dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengelolaan Sampah Nasional yang kini memasuki tahap finalisasi.
Daerah yang dinilai sukses memilah dan mengolah sampah akan memperoleh penghargaan, sedangkan daerah yang membiarkan sampahnya lolos ke laut bakal dijatuhi disinsentif.
Penilaian Performa Wilayah
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP A Koswara memaparkan bahwa penilaian performa wilayah akan segera berjalan setelah regulasi tersebut resmi disahkan.
KKP kini sedang menggodok bentuk apresiasi fiskal maupun program yang nantinya dimatangkan bersama kementerian dan lembaga terkait.
"Nah kalau ini sudah final Perpresnya, kita nanti akan ada penilaian. Daerah-daerah yang masih bocor sampahnya ke laut itu dikenakan disinsentif.
Yang sudah bagus, yang sudah berhasil mengolah sampahnya dengan baik di wilayah masing-masing diberikan insentif dan penghargaan.
Nah kita dorong seperti itu, kita kuatkan di dalam Perpres," kata Koswara.
Penyusunan aturan ini dilatari oleh kondisi darurat lingkungan akibat besarnya volume limbah yang mengalir ke perairan.
KKP mengestimasi terdapat sekitar 20 juta ton sampah yang mencemari laut Indonesia pada setiap tahunnya.
"Saat ini diperkirakan sekitar 20 juta ton sampah masuk ke laut setiap tahunnya. Jumlah ini tentu bisa dikurangi apabila seluruh pihak bergerak bersama.
Kalau hanya mengandalkan APBN, tentu tidak mungkin persoalan ini dapat diselesaikan," ujar Koswara.
Guna meminimalkan dampak buruk tersebut, partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk memotong rantai penyebaran limbah dari daratan.
Update Terbaru
Jetour T2 Dominasi Penjualan Wholesale, Gempur Pasar Otomotif Indonesia
Sabtu / 13-06-2026, 15:05 WIB
Jetour Catat Penjualan Wholesale 1.233 Unit Selama Lima Bulan
Sabtu / 13-06-2026, 15:05 WIB
Amerika Serikat Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Bantai Paraguay 4-1
Sabtu / 13-06-2026, 15:04 WIB
Timnas AS Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 15:00 WIB
Aktor Muzakki Ramadhan Mengaku Alami Kekerasan Usai Keluar dari Toilet Mal
Sabtu / 13-06-2026, 15:00 WIB
Baca Killer Peter Chapter 134 Bahasa Indonesia, Semakin Brutal! Siap Rilis Hari Ini
Sabtu / 13-06-2026, 15:00 WIB
Baca Preview Sore Killer Peter Chapter 135 Bahasa Indonesia, Kejutan Besar! Konflik Mulai Terbaca
Sabtu / 13-06-2026, 15:00 WIB
PT Bukit Asam Bagikan Dividen Rp1,3 Triliun, Rp114 per Saham
Sabtu / 13-06-2026, 14:56 WIB
Beda Sikap FIFA ke Indonesia dan Amerika Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Sabtu / 13-06-2026, 14:52 WIB
SpaceX Resmi Melantai di Nasdaq, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama
Sabtu / 13-06-2026, 14:52 WIB
Marc Cucurella Tegaskan Bahagia di Chelsea dan Tepis Rumor Kepindahan
Sabtu / 13-06-2026, 14:52 WIB
Harga Emas BSI, HRTA, Lotus Archi, dan Minigold 13 Juni 2026 Bergerak Variatif
Sabtu / 13-06-2026, 14:52 WIB
BYD M6 DM Resmi Meluncur, Mobil PHEV Termurah Mulai Rp 298 Juta
Sabtu / 13-06-2026, 14:48 WIB






