Merek otomotif asal China, Jetour, mencatat distribusi wholesale dari pabrik ke diler sebanyak 1.233 unit di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Model SUV Jetour T2 mendominasi dengan total distribusi 1.018 unit, atau sekitar 83 persen dari keseluruhan penjualan.

>>> Amerika Serikat Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Bantai Paraguay 4-1

Pada Mei 2026, Jetour T2 membukukan pengiriman wholesale 222 unit, sementara penjualan ritel ke konsumen mencapai 223 unit.

Respons Pasar dan Strategi Produk

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan konsistensi performa T2 menunjukkan bahwa karakter SUV yang tangguh, nyaman, dan fleksibel semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

Jetour T2 dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas harian, perjalanan keluarga, hingga eksplorasi jarak jauh.

>>> Aktor Muzakki Ramadhan Mengaku Alami Kekerasan Usai Keluar dari Toilet Mal

Selain T2, ekspansi merek juga didukung oleh Jetour Dashing yang menyasar segmen urban dengan desain modern, serta X70 Plus yang mengedepankan kabin lapang.

Harga Jetour T2 dipertahankan di angka Rp 588.000.000 on the road (OTR) Jakarta.

Tersedia lima varian warna: Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Grey, dan Electroplated Green, dengan tambahan biaya Rp 10.000.000 untuk opsi Highway Grey dan Electroplated Green.

>>> PT Bukit Asam Bagikan Dividen Rp1,3 Triliun, Rp114 per Saham

Layanan purna jual mencakup garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan jarak tempuh, serta gratis biaya perawatan berkala termasuk suku cadang dan jasa hingga tiga tahun atau 40.000 km.