Aktor Muzakki Ramadhan Mengaku Alami Kekerasan Usai Keluar dari Toilet Mal

Aktor muda Muzakki Ramadhan mengaku mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan seorang pria dewasa di area sebuah pusat perbelanjaan. Peristiwa itu disebut terjadi setelah dirinya keluar dari toilet usai merasa mual karena menaiki wahana permainan.

Melalui unggahan di media sosial pada Sabtu (13/6/2026), Muzakki memperlihatkan kondisi bibirnya yang terluka. Ia menjelaskan saat kejadian dirinya sedang tidak enak badan dan bergegas menuju toilet untuk muntah.

"Kondisinya aku lagi mual dan memang pengen muntah karena habis naik roller coaster," tulis Muzakki.

Karena terburu-buru, ia mengaku tidak sengaja menutup pintu bilik toilet dengan keras. Setelah muntah dan hendak meninggalkan lokasi, ia baru menyadari ada pengguna lain di bilik sebelah.

"Buru-buru aku lari ke bilik kamar mandi, karena buru-buru aku gak sengaja nutup pintu toiletnya kekencengan. Habis itu aku muntah dan aku keluar toilet," lanjutnya.

>>> PT Bukit Asam Bagikan Dividen Rp1,3 Triliun, Rp114 per Saham

Menurut penuturannya, seorang pria bertubuh lebih besar kemudian mengikuti dirinya hingga ke lorong depan toilet. Pria tersebut menegurnya dengan nada tinggi dan menuduhnya menendang pintu toilet.

"Dia marahin aku, dia bilang 'kamu tadi nendang-nendang toilet ya?' Dengan nada tinggi. Aku bilang: 'gak pak' karena memang aku gak nendang pintu toilet," ujar Muzakki.

Muzakki mengatakan sudah berulang kali meminta maaf sambil menjelaskan bahwa suara keras itu berasal dari pintu yang tertutup karena terburu-buru. Namun penjelasan tersebut disebut tidak diterima.

"Sudah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kenceng dengan telapak tangan terbuka. Sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding," katanya.

Akibat insiden tersebut, bibir Muzakki mengalami luka hingga mengeluarkan darah. Ia juga mengaku mengalami syok dan kesulitan menggerakkan tubuh karena ketakutan.

"Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku gak bisa gerak karena aku ketakutan," tulisnya.

Dalam kondisi tersebut, Muzakki mengaku terus meminta maaf kepada pria itu. Bahkan saat berlutut, kemarahan yang diarahkan kepadanya disebut belum mereda.