Pelatih Ganda Putri PP PBSI Karel Mainaky membidik pencapaian tertinggi dengan mengulang partai final sesama wakil Indonesia pada turnamen Australian Open 2026.

Target itu muncul setelah ia melihat progres positif anak asuhnya di Jakarta, Senin (8/6/2026).

>>> Toprak Razgatlioglu Soroti Kendala Akselerasi Yamaha Usai MotoGP Hungaria

Sebanyak 12 wakil Indonesia dijadwalkan berlaga pada turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut usai merampungkan kompetisi di Indonesia Open 2026.

Sektor ganda putri dan ganda putra diharapkan mampu menyamai catatan manis tahun lalu ketika berhasil menciptakan laga all Indonesian final.

Pada turnamen sebelumnya, sektor ganda putri mengirimkan lima wakil. Pencapaian tertinggi diraih oleh pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang menembus babak semifinal.

Mereka dihentikan oleh ganda putri nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

"Kalau untuk hasil hari ini sebenarnya disayangkan ya. Rachel/Febi sebetulnya punya peluang, they sudah berusaha untuk menguasai permainan.

Namun ada beberapa hal yang membuat mereka ragu-ragu," kata Karel dalam siaran resmi PBSI.

Karel menjelaskan bahwa pencapaian Rachel/Febi tetap patut disyukuri mengingat keduanya baru dipasangkan selama sembilan bulan.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa permainan mereka masih memerlukan kematangan dan jam terbang lebih tinggi melawan pemain top dunia.

"I melihat memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini," ujar Karel.

Evaluasi menyeluruh juga diberikan kepada pasangan lain seperti Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang terhenti di perempat final.

Sementara Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari dan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine gugur di babak pertama.