Toprak Razgatlioglu Soroti Kendala Akselerasi Yamaha Usai MotoGP Hungaria
Pembalap Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu gagal menembus posisi sepuluh besar pada balapan MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park.
Hasil kurang maksimal itu didapatkan meskipun ia merasa memiliki ritme yang cukup kuat sepanjang akhir pekan.
>>> Pemimpin Eropa Desak Putin Segera Setujui Gencatan Senjata dengan Ukraina
Posisi start yang kurang menguntungkan membuat pembalap asal Turki ini kehilangan banyak momentum sejak awal perlombaan.
"Kalau saya start lebih depan, mungkin ada peluang finis di top 10. Saya banyak terjebak dalam kekacauan, terutama di tikungan pertama," kata Razgatlioglu.
Pada sesi sprint race, Razgatlioglu mengamankan peringkat ke-13 yang menjadikannya penunggang Yamaha dengan posisi finis tertinggi.
Sementara pada balapan utama, ia menyudahi perlombaan di urutan ke-11, berada di belakang Jack Miller yang finis di posisi ke-8 sebagai pembalap Yamaha terbaik.
Karakter Sirkuit Sesuai Gaya Balap
Karakter stop-and-go yang dimiliki Sirkuit Balaton Park dinilai sangat sesuai dengan gaya berkendara agresif Razgatlioglu.
Pengalaman impresif saat masih berkompetisi di ajang WorldSBK turut membantu proses adaptasinya di lintasan ini.
"Saya menikmatinya karena saya suka karakter stop-and-go. Terutama bagian chicane.
Saya sangat kuat di sana," ujarnya.
Kendati tangguh dalam sektor pengereman, Razgatlioglu mengeluhkan masalah klasik motor Yamaha yang kembali muncul.
>>> Merdeka Gold Resources Tetapkan Sumber Daya Mineral Perdana Prospek Kolokoa
Masalah utama terletak pada hilangnya traksi roda belakang saat motor mulai keluar dari tikungan panjang.
"Saat pengereman saya sudah cukup senang sekarang. Tetapi dari sisi akselerasi, motornya masih belum bagus," ucapnya.
Kendala hilangnya traksi tersebut menyebabkan ban belakang mengalami selip berlebih, sehingga momentum akselerasi terganggu.
"Begitu saya membuka gas, saya langsung merasakan roda belakang spin dan akselerasi jadi hancur," jelas Razgatlioglu.
Pihak teknisi Yamaha dilaporkan telah mengidentifikasi akar permasalahan tersebut melalui pemeriksaan telemetri.
Manajemen tim kini tengah fokus melakukan pengembangan agar kinerja motor bisa lebih optimal di sisa musim balap.
"Mereka melihatnya dari data, mereka tahu masalahnya," kata Razgatlioglu.
Hingga saat ini tim Yamaha masih terus mengupayakan pembenahan sektor akselerasi demi meningkatkan daya saing motor.
>>> Pemerintah Kota Bandung Gelar Lelang Ulang Pengelolaan Kebun Binatang
Razgatlioglu tetap optimistis performa motornya akan mengalami peningkatan pada seri-seri balapan selanjutnya.
Update Terbaru
Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan, 32 Orang Tewas
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Pemerintah Salurkan Bansos PIP 2026 Termin 2 Mulai Mei
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Said Iqbal Berkomitmen Perjuangkan Keseimbangan Hak Buruh dari Dalam Pemerintahan
Senin / 08-06-2026, 18:41 WIB
51 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juni 2026: MP40 Buff Tembus Armor, Buru Skin Gratis
Senin / 08-06-2026, 18:41 WIB
Penjualan Geely EX2 Tembus 3.500 Unit, Ubah Tren Mobil Listrik di Indonesia
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
Pria Kaget Tagihan Makan Telur dan Roti di Hotel Mewah Tembus Rp 400 Ribu
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Bisa Lewat SMS dan WhatsApp
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
7 Tanda Orang Memiliki Empati Tinggi Menurut Psikolog
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
Cerita Pelajar Samarinda 10 Bulan Kuliti Salmon di Alaska
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
Elfa's Singers Gelar Konser Tunggal Pesta Cinta di Jakarta
Senin / 08-06-2026, 18:39 WIB
Mandiri Utama Finance Dorong Kolaborasi Percepat Transisi Motor Listrik
Senin / 08-06-2026, 18:39 WIB
Bridgestone Indonesia Raih Penghargaan Kepatuhan Regulasi IRCA 2026
Senin / 08-06-2026, 18:39 WIB
Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam untuk Lolos ke Semifinal
Senin / 08-06-2026, 18:36 WIB






