Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada awal pekan ini. Penguatan tersebut didorong oleh meredanya ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG melonjak 4,12% atau naik 247 poin ke level 6.254,96 pada perdagangan Senin (15/6/2026).

>>> Bank Indonesia Awasi Peredaran Tautan Saldo Gratis Hari Ini

Volume perdagangan saham mencapai 54,61 miliar lembar dengan total nilai transaksi Rp 30,14 triliun.

Rekomendasi Saham untuk Rabu (17/6/2026)

Sejumlah analis memberikan proyeksi teknikal untuk beberapa emiten menjelang perdagangan Rabu (17/6/2026). Berikut ulasannya.

PT Indika Energy Tbk (INDY) masih dalam tren bullish di atas MA10/2.070. Harga sedang menguji resistance 2.480-2.500.

Strategi buy on break disarankan dengan target resistance 2.940 dan support 2.040. Pada Senin, INDY ditutup menguat 4,87% ke Rp 2.370.

>>> Ratusan Mahasiswa Stanford Walk Out Saat Pidato CEO Google Sundar Pichai

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membentuk pola inverted hammer dengan stochastic overbought. Namun RSI menguat dan volume naik.

Saham rawan sell on strength jika tidak tembus 6.250-6.450. Rekomendasi trading buy dengan support Rp 5.750 dan resistance Rp 6.875.

BBCA ditutup menguat 5,91% ke Rp 6.275.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berada dalam fase bullish consolidation dengan sinyal positif dari Stochastics K_D dan RSI.

>>> Nobar Piala Dunia 2026, Pemprov Gorontalo Sambil Sosialisasi Pajak

Berbeda dengan IHSG, DSSA justru melemah 1,21% ke Rp 815 pada Senin.