Gempa bumi sering datang mendadak tanpa tanda pasti. Peristiwa alam yang berlangsung dalam hitungan detik ini kerap memicu kepanikan luar biasa.

Umat Islam diajarkan untuk tidak hanya fokus pada penyelamatan diri saat guncangan terjadi. Di tengah situasi mencekam, ingatan kepada Allah SWT melalui doa dan zikir harus ditingkatkan.

>>> Kemensos Perbarui Data Penerima Bansos BPNT 2026 Secara Berkala

Fenomena alam seperti gempa bumi merupakan bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT dalam pandangan Islam. Musibah ini menjadi ruang bagi manusia untuk menyadari keterbatasan dan menguji keimanan.

Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 155-156 menegaskan bahwa cobaan hidup datang untuk menguji kesabaran. Ayat tersebut mengajarkan untuk mengucapkan 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un' saat ditimpa musibah.

Doa Utama Saat Tertimpa Musibah

Rasulullah SAW mengajarkan kalimat istirja' sebagai doa utama ketika seseorang diuji musibah. Bacaannya: 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Allahumma'jurni fi mushibati wa akhlif li khairan minha.'

Artinya: 'Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibah ini dan gantilah dengan yang lebih baik.'

Berdasarkan hadis sahih riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjanjikan pahala dan ganti yang lebih baik bagi siapa saja yang membaca doa ini dengan keyakinan penuh.

Doa Saat Terjadi Gempa Bumi

Ketika guncangan gempa berlangsung, umat Islam dapat memohon keselamatan dengan doa: 'Allahumma inni as'aluka khairaha wa khaira ma fiha wa khaira ma arsalta bihi wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri ma arsalta bihi.'

Artinya: 'Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dari kejadian ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirimkan bersamanya.