Tim nasional Prancis dijadwalkan bertanding melawan Senegal dalam laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 pada Selasa malam waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para penggemar.

>>> Honor X70 Pro Max Resmi Meluncur dengan Baterai 8.560mAh

Menjelang pertandingan, Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Philippe Diallo memberikan klarifikasi mengenai rumor yang beredar.

Diallo membantah adanya ketegangan antara FFF dan para pemain terkait negosiasi bonus serta akomodasi tiket untuk keluarga.

"C’est complètement faux," kata Diallo saat berbicara di saluran France Inter. Ia menjelaskan bahwa suasana komunikasi antara federasi dan skuad asuhan Didier Deschamps terjalin sangat tenang.

Meski sempat ada penolakan awal dari Kylian Mbappe dan rekan-rekan terkait tawaran pertama, kesepakatan baru akhirnya tercapai.

Penyesuaian dilakukan pada jumlah tiket gratis dan skema bonus bertahap sejak babak 16 besar.

Diallo menambahkan bahwa penyesuaian ini berdampak pada anggaran FFF yang mencapai 24 juta euro untuk Piala Dunia.

Ia juga mengkritik FIFA yang dianggap kurang bermurah hati dalam membagikan pendapatan kepada tim peserta.

Di kubu lawan, pertandingan ini menjadi momen emosional bagi bek Senegal Mamadou Sarr. Ia pernah membela tim muda Prancis dan menjuarai Euro U-17.

Berbicara kepada L'Equipe, Sarr mengaku tumbuh besar dengan menyaksikan dan mendukung kedua negara tersebut secara seimbang. "Je regardais beaucoup les deux sélections," ungkapnya.

Sarr mengenang masa-masanya saat mengagumi generasi pemain Prancis terdahulu yang memicu motivasinya.

>>> Mengenal Jenis Skin Booster dan Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit

Keputusannya untuk membela tim senior Senegal diambil secara natural karena faktor kesempatan bagi pemain muda di sana.