PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) resmi menahan seluruh laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 15 Juni 2026.

>>> Florentino Perez Panggil Kylian Mbappe Usai Picu Ketegangan di Real Madrid

Laba bersih tersebut dialihkan menjadi laba ditahan dan cadangan umum. Langkah ini merupakan strategi korporasi untuk memperkokoh struktur permodalan perusahaan.

Manajemen COIN menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan menopang ekspansi bisnis jangka panjang. Selain itu, keputusan ini juga untuk meningkatkan kualitas tata kelola perseroan yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, menjelaskan bahwa penahanan laba merupakan langkah prudent. Dana tersebut akan digunakan untuk menjaga likuiditas dan memperkuat infrastruktur anak usaha.

Anak usaha yang dimaksud adalah PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).

Ade menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah membangun fondasi bisnis yang kokoh demi keuntungan jangka panjang bagi investor.

>>> Kemenhub Sediakan 69.232 Tiket Mudik Gratis Kapal Laut untuk Lebaran 2026

Dalam RUPST yang sama, pemegang saham menyetujui perubahan struktur Dewan Komisaris. Silvano Winston Rumantir mengundurkan diri dan digantikan oleh Aaron Ang Nio sebagai Komisaris baru.

Ade Wahyu menyampaikan apresiasi atas kontribusi Silvano Winston Rumantir.

Ia juga menyambut baik kehadiran Aaron Ang Nio dan meyakini akan memperkuat fungsi pengawasan serta tata kelola perusahaan.

Selain itu, RUPST juga mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025.

>>> Prabowo Terima Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Rapat menyetujui Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2025.