Félix Gallardo ditangkap, dan Kartel Guadalajara pecah menjadi faksi-faksi besar seperti Sinaloa, Tijuana, Juárez, dan Gulf.

Pada 2006, Presiden Felipe Calderón mendeklarasikan "Perang Melawan Narkoba". Kebijakan militeristik ini justru memicu ledakan kekerasan, dengan faksi-faksi kriminal saling berebut wilayah.

>>> Badan Gizi Nasional Kantongi Pagu Anggaran Rp270 Triliun untuk 2027

Memasuki era 2010-an, muncul generasi baru yang lebih brutal, salah satunya Jalisco New Generation Cartel (CJNG) yang merupakan pecahan dari Sinaloa.

Faksi Utama yang Masih Aktif

Hingga Februari 2026, beberapa kelompok besar masih mengendalikan bisnis ilegal.

Sinaloa Cartel adalah jaringan tertua dan paling legendaris, dahulu dipimpin Joaquín “El Chapo” Guzmán yang kini di penjara seumur hidup di AS.

Setelah penangkapan Ismael “El Mayo” Zambada pada 2024, kelompok ini terbelah menjadi faksi Los Mayos dan Los Chapitos yang dijalankan anak-anak El Chapo.

Faksi ini masih mendominasi perdagangan fentanyl dan methamphetamine ke AS.

Kelompok kedua yang sangat dominan adalah CJNG, dikenal paling kejam dan mengalami pertumbuhan masif sejak 2010 di bawah pimpinan Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes.

Berdasarkan data per 22 Februari 2026, El Mencho dilaporkan tewas dalam operasi militer di Tapalpa, Jalisco.

Kematiannya memicu gelombang kerusuhan dan aksi balasan di beberapa negara bagian, bahkan mengancam persiapan Piala Dunia 2026.

Selain dua faksi utama, terdapat kelompok lain seperti Gulf Cartel, Los Zetas, Knights Templar, dan berbagai kelompok serpihan kecil.

Dampak Politik dan Ekonomi

Jaringan kriminal ini diperkirakan menguasai sekitar sepertiga wilayah geografis Meksiko.

Mereka tidak hanya menjadi pedagang narkoba, tetapi juga aktor politik dan ekonomi strategis yang mengendalikan pemilihan kepala daerah di banyak kota dan memungut "pajak" paksa dari sektor bisnis legal.

Dalam operasinya, mereka menggunakan taktik militer modern seperti drone bersenjata dan bom mobil, serta mendominasi pasar fentanyl yang menjadi penyebab utama kematian akibat overdosis di AS.

Pemerintah Meksiko di bawah Presiden Claudia Sheinbaum terus meningkatkan kerja sama keamanan dengan AS melalui penangkapan besar-besaran dan transfer tersangka ke pengadilan AS.

Namun, tingkat kekerasan tetap tinggi.

>>> Superindo Diskon Buah Segar hingga 10 Persen pada 15 April 2026

Setiap penangkapan atau pembunuhan terhadap bos besar biasanya memicu perang saudara antar faksi atau aksi balas dendam massal di ruang publik.