Penyerang muda Bayer Leverkusen Ibrahim Maza resmi memilih untuk memperkuat tim nasional Aljazair di tingkat senior ketimbang negara kelahirannya, Jerman.

Keputusan pemain berusia 19 tahun ini sempat memicu ketertarikan dari pelatih Jerman Julian Nagelsmann sebelum akhirnya sang pemain resmi mengikat komitmen internasionalnya.

>>> Didier Deschamps Sebut Spanyol Favorit Juara Piala Dunia

"Saya anak multikultural dengan tiga kewarganegaraan berbeda: Jerman, Aljazair, dan Vietnam," kata Ibrahim Maza awal tahun ini.

Karier sepak bola pemain yang akrab disapa Ibo ini berakar di Berlin bersama klub Reinickendorfer Fuechse sebelum pindah ke Hertha Berlin pada usia 12 tahun dan menjadi profesional pada 2023.

Setelah dua musim di Bundesliga 2, ia ditransfer ke Bayer Leverkusen pada musim panas 2025 dan langsung menembus skuad utama.

Alasan Pribadi di Balik Keputusan

Maza sering menghabiskan liburan musim panas di Aljazair untuk mengunjungi keluarga bersama ayahnya, Sofiane, yang berasal dari Algiers.

"Kami pada dasarnya menghabiskan setiap liburan musim panas di sana dan mengunjungi keluarga," ucap Ibrahim Maza.

Meski sempat membela tim nasional pemuda Jerman, penyerang bertalenta ini akhirnya memantapkan pilihan untuk membela Aljazair di level senior karena alasan pribadi yang enggan diungkapkannya.

"Saya mencintai ketiga negara, dan pada akhirnya, saya membuat keputusan karena berbagai alasan, yang akan tetap bersifat pribadi," tutur Ibrahim Maza.

Pujian untuk Performa Maza

Bersama Leverkusen, ia tampil impresif dengan mencetak tiga gol dan enam asis dari 28 laga Bundesliga, serta bermain di DFB Pokal dan Liga Champions.

Mantan pelatih Leverkusen Kasper Hjulmand memberikan pujian tinggi terhadap etos kerja dan kemampuan adaptasi Maza yang sangat cepat di lapangan.