Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 tahun 2026 untuk periode April hingga Juni.

Penerima manfaat dapat mengecek status pencairan secara online melalui layanan digital resmi Kementerian Sosial.

>>> DJBC Usulkan Pagu Indikatif Anggaran 2027 Sebesar Rp2,81 Triliun

Untuk melakukan pengecekan, siapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP dan perangkat yang terhubung internet. Ada dua metode yang bisa digunakan, yaitu melalui website atau aplikasi.

Cek Melalui Website Kemensos

Kunjungi situs cekbansos. kemensos.

go. id.

Masukkan NIK sesuai KTP, lalu ketik kode captcha yang muncul. Klik tombol Cari Data untuk melihat hasil.

Sistem akan menampilkan status kepesertaan, kategori desil, jenis bantuan, dan informasi pencairan terbaru.

>>> Superkomputer Opta Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store. Buka aplikasi, pilih menu Cek Bansos, masukkan NIK, lalu tekan Cari Data.

Hasil pengecekan akan muncul di layar ponsel dengan informasi yang sama seperti di website.

Besaran Bantuan PKH 2026

Bantuan yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berbeda tergantung kategori anggota keluarga. Ibu hamil dan anak usia dini 0–6 tahun mendapat Rp750.000 per tahap.

Siswa SD Rp225.000, SMP Rp375.000, SMA Rp500.000. Lansia 60 tahun ke atas dan penyandang disabilitas berat masing-masing Rp600.000.

Penyaluran dilakukan bertahap dari April hingga Juni 2026.

>>> Kiper Cabo Verde Vozinha Pakai Nama Unik di Piala Dunia 2026

Jika bantuan belum diterima, periksa saldo rekening secara berkala, pastikan data kepesertaan aktif, dan hubungi pendamping PKH atau perangkat desa/kelurahan.