Penjaga gawang tim nasional Cabo Verde, Josimar Jose Evora Dias, menggunakan nama unik Vozinha pada jerseynya di Piala Dunia 2026.

Nama tersebut berarti 'nenek' dalam bahasa setempat.

>>> Pau Cubarsi Siap Pimpin Pertahanan Spanyol di Piala Dunia

Pemain berusia 40 tahun itu menjadi salah satu penggawa tertua di turnamen akbar ini. Ia menggunakan nama panggilan masa kecilnya yang melekat sejak tumbuh di Pulau Sao Vicente.

Menurut laporan CNN Brasil, Vozinha adalah julukan yang diberikan karena ia dibesarkan oleh kakek-neneknya. "Saya tidak pernah tinggal dengan orang tua saya.

Ayah saya sedang dinas militer saat saya lahir, dan ibu saya harus bekerja. Jadi saya tumbuh dengan kakek-nenek," ujarnya kepada situs resmi FIFA.

Ia juga menceritakan masa kecilnya yang kompetitif. "Saya bermain sepak bola jalanan dengan anak-anak yang lebih tua.

>>> Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

Saya sering kena pukul, dan jika kalah, saya pulang dengan marah. Mereka lalu mengejek saya karena akan mengadu ke kakek-nenek," tambahnya.

Asal-usul Nama Vozinha

Keputusan menggunakan Vozinha diambil saat ia berkarier di Angola. Saat itu, ia menemukan kiper lain bernama Josimar, sehingga ia memilih nama panggilannya untuk membedakan diri.

Nama asli Josimar sendiri dipilih ayahnya sebagai penghormatan kepada bek kanan Botafogo yang memperkuat Brasil di Piala Dunia 1986.

Karier klub Vozinha dimulai di Batuque dan Mindelense. Ia kemudian bermain untuk Progresso, Zimbru Chisinau, AEL Limassol, AS Trencin, dan Gil Vicente.

>>> Timnas Vietnam Panggil 28 Pemain untuk Piala AFF 2026, Tiga Naturalisasi Debut

Pada 2024, ia bergabung dengan CD Chaves di Portugal.