Tawaf wada atau tawaf perpisahan merupakan salah satu momen paling mengharukan dalam rangkaian ibadah haji dan umroh.

Banyak jamaah tidak kuasa menahan air mata saat berada di hadapan Ka'bah untuk terakhir kalinya sebelum meninggalkan Tanah Suci.

>>> Classroom of the Elite Season 4 Episode 9 Tayang 6 Mei 2026

Pada momen perpisahan itu, jamaah memanjatkan doa dengan penuh harapan agar ibadahnya diterima dan memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Para ulama terdahulu memberikan perhatian khusus terhadap doa-doa yang dianjurkan ketika tawaf wada, terutama saat berada di Multazam antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah.

Anjuran Berdoa di Multazam

Dalam kitab Ad-Du'a karya Imam ath-Thabrani disebutkan sejumlah riwayat mengenai doa yang dianjurkan ketika hendak meninggalkan Makkah.

Salah satu riwayat berasal dari tabi'in besar Sa'id bin Jubair yang menganjurkan agar jamaah berdoa di Multazam, yakni tempat di antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah.

Diriwayatkan dari Sa'id bin Jubair bahwa beliau senang berdoa ketika berpamitan dengan Baitullah di Multazam antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah.

Doa Tawaf Wada yang Dianjurkan

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca ketika tawaf wada adalah: "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, jadikan aku merasa cukup dengan rezeki yang Engkau berikan kepadaku, berkahilah rezeki itu untukku, dan gantilah setiap sesuatu yang hilang dariku dengan kebaikan."

>>> Bahlil Lahadalia Bentuk Tim Pengadaan Energi Primer PLN

Dalam riwayat lain dari Abdur Razzaq ash-Shan'ani dijelaskan adab seseorang ketika hendak pulang dari Makkah.

Setelah tawaf wada, jamaah dianjurkan melaksanakan shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, kemudian berdiri di Multazam dan membaca doa panjang.