Melempar jumrah merupakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji yang dilakukan jamaah saat berada di Mina.

Ritual ini dilakukan dengan melempar batu kerikil ke tiga jumrah, yaitu jumrah ula, jumrah wustho, dan jumrah aqabah.

>>> OPPO Reno 16 Versi Global Gunakan Chipset Berbeda dengan Rilisan Tiongkok

Setiap jumrah dilempar menggunakan tujuh batu kerikil sebagai bagian dari manasik haji yang diajarkan dalam syariat Islam.

Selain sebagai amalan fisik, melempar jumrah memiliki makna spiritual sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan, hawa nafsu, dan dosa.

Ritual ini menjadi simbol keteguhan seorang mukmin dalam menolak godaan setan dan membersihkan diri dari dosa yang mengotori hati.

Seorang Muslim dianjurkan menjalankan amalan ini dengan menghadirkan doa, harapan, dan penghambaan yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT.

Tuntunan Doa dari Sahabat Nabi

Sahabat Nabi Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhu memberikan teladan dalam membaca doa saat melempar jumrah.

Dalam riwayat dari kitab Ad-Du'a karya ath-Thabrani, setiap kali Ibnu Umar melempar satu batu, beliau bertakbir: "Allahu Akbar" (Allah Mahabesar).

Setelah itu, beliau berdoa: "Allahummaj'alhu hajjan mabruuran wa dzanban maghfuura" (Ya Allah, jadikanlah ini sebagai haji yang mabrur dan dosa yang diampuni).

>>> Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 dan Aktivasi Rekening Online

Riwayat serupa juga ditemukan dalam kitab Sunan al-Kubra karya al-Baihaqi dan Al-Musannaf karya Ibnu Abi Syaibah.

Riwayat Doa dari Jalur Lain

Dalam riwayat lain, hadis ini diriwayatkan dari Ibrahim an-Nakha'i.

Mughirah pernah bertanya kepada Ibrahim an-Nakha'i tentang doa yang dibaca ketika melempar jumrah, dan beliau menjawab dengan doa yang sama.

Doa ini singkat namun memiliki makna besar bagi setiap jamaah haji yang berharap ibadahnya diterima Allah SWT.

Refleksi dan Harapan Setiap Lemparan

Setiap lemparan batu menjadi kesempatan bagi jamaah untuk memperbanyak doa dan memperkuat tekad melawan muslihat setan.

Kerikil yang dilempar seakan menjadi simbol lepasnya dosa, kelalaian, dan bisikan buruk yang membelenggu diri seorang mukmin.

>>> Penyebab Tubuh Tetap Merasa Haus Meski Sudah Banyak Minum Air

Melalui amalan ini, jamaah haji diingatkan untuk tidak hanya menyelesaikan manasik secara lahiriah, tetapi juga memperbaiki hati dan memperkuat ketaatan kepada Allah SWT.