Tokio Marine Life Optimistis Unitlink Prospektif Sepanjang 2026
PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia menyatakan optimisme terhadap prospek kinerja unitlink hingga akhir tahun ini. Proyeksi positif tersebut tetap dipertahankan meskipun kondisi pasar diperkirakan masih diwarnai volatilitas.
Head of Investment Tokio Marine Life Insurance Indonesia Kornelis Pandu Wicaksono menjelaskan bahwa produk berbasis pasar uang dan pendapatan tetap memiliki potensi bergerak lebih stabil sepanjang 2026.
>>> Sektor Tunggal Putra Indonesia Kehilangan Ginting dan Zaki di Macau Open 2026
"Hal itu didukung oleh tingkat imbal hasil yang kompetitif, serta karakteristik risiko yang lebih terjaga," ujarnya.
Kornelis menerangkan bahwa unitlink campuran dapat menjadi alternatif bagi nasabah yang menginginkan keseimbangan antara peluang pertumbuhan dan pengelolaan risiko.
Bagi produk berbasis saham, prospek jangka panjangnya tetap menjanjikan sejalan dengan potensi pertumbuhan ekonomi dan fundamental emiten yang baik.
"Meski demikian, pergerakannya dalam jangka pendek masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, termasuk arah kebijakan moneter global, perkembangan geopolitik, serta sentimen pasar," tuturnya.
Menurut Kornelis, para investor saat ini cenderung bersikap lebih selektif dalam menempatkan dana investasi.
Lingkungan suku bunga yang lebih tinggi di satu sisi dapat memberikan tekanan terhadap pasar saham, namun di sisi lain berpotensi menaikkan daya tarik instrumen pasar uang dan pendapatan tetap yang memiliki fluktuasi lebih rendah.
>>> Jadwal Piala Dunia 15 Juni 2026: Spanyol dan Belgia Siap Berlaga
Kornelis menegaskan bahwa tidak ada satu jenis unitlink yang selalu menjadi pilihan terbaik dalam setiap kondisi pasar.
Pemilihan produk investasi harus disesuaikan dengan tujuan keuangan, jangka waktu, serta profil risiko masing-masing nasabah agar strategi berjalan optimal.
Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) hingga Mei 2026, rata-rata return unitlink berbasis saham mengalami kontraksi terdalam sebesar 8,76%.
Kinerja produk berbasis campuran juga terpuruk dengan rata-rata return terkontraksi 6,17%.
Sementara itu, rata-rata return unitlink pendapatan tetap mencatatkan kontraksi sebesar 0,88%.
>>> Dede Sunandar Berupaya Damai demi Pertahankan Rumah Tangga
Hanya unitlink berbasis pasar uang yang berhasil membukukan kinerja positif dengan rata-rata return sebesar 1,31% per Mei 2026.
Update Terbaru
Promo Alfamart 16-23 April 2026: Diskon Produk Spesial Mingguan
Selasa / 16-06-2026, 00:29 WIB
Nico Williams Tetap Dipanggil ke Piala Dunia 2026 Meski Musim Buruk
Selasa / 16-06-2026, 00:29 WIB
Belgia Hadapi Mesir di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 00:29 WIB
AC Milan Segera Umumkan Ruben Amorim, Manchester United Diuntungkan
Selasa / 16-06-2026, 00:28 WIB
Adrian Wibowo Resmi Bergabung dengan Wacker Innsbruck
Selasa / 16-06-2026, 00:28 WIB
Iran Diunggulkan Tekuk Selandia Baru pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 00:25 WIB
Samsung Rilis Galaxy A17 5G dengan Jaminan Update Sistem 6 Tahun
Selasa / 16-06-2026, 00:24 WIB
DJP Ajukan Pagu Indikatif Rp 5,4 Triliun untuk Anggaran 2027
Selasa / 16-06-2026, 00:24 WIB
Suporter Jepang Kembali Bersihkan Stadion Usai Laga Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 00:20 WIB
Perum Bulog Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Kuota Terbatas 750 Orang
Selasa / 16-06-2026, 00:20 WIB
Tim Atletik Indonesia Raih Satu Emas dan Dua Perak di Filipina
Selasa / 16-06-2026, 00:19 WIB
Promo Indomaret 16-22 April 2026: Diskon Kebutuhan Rumah Tangga dan Dapur
Selasa / 16-06-2026, 00:19 WIB
Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott untuk Premier League Musim Depan
Selasa / 16-06-2026, 00:19 WIB
Pengendara Nekat Melawan Arus Hadapi Sanksi Denda dan Pidana Kurungan
Selasa / 16-06-2026, 00:14 WIB






