Para suporter tim nasional Jepang kembali melakukan aksi bersih-bersih tribun stadion setelah pertandingan babak lanjutan Piala Dunia 2026 melawan Belanda, Minggu (14/6) malam.

Kegiatan menjaga kebersihan area bangku penonton itu memicu perhatian masyarakat dunia. Aksi ini sudah menjadi agenda wajib bagi para pendukung tim berjuluk 'Cahaya Asia' tersebut.

>>> Jadwal Piala Dunia 15 Juni 2026: Spanyol vs Tanjung Verde Malam Ini

Salah seorang suporter mengutip pepatah Jepang, "Tatsu tori ato wo nigosazu," yang berarti "Seekor burung tidak meninggalkan apa pun di belakangnya."

Kebiasaan yang Tertanam Sejak Sekolah

Scott North, profesor sosiologi di Universitas Osaka, menjelaskan bahwa tindakan membersihkan area stadion merupakan kelanjutan dari perilaku dasar yang telah ditanamkan sejak masa sekolah.

"Dengan pengingat yang terus-menerus sepanjang masa kanak-kanak, perilaku tersebut menjadi kebiasaan bagi sebagian besar masyarakat," ujarnya.

>>> Keito Nakamura Pakai Pelindung Kaki Sesuai Aturan IFAB di Piala Dunia

Penerapan budaya bersih di ruang publik ini juga dinilai memperlihatkan tingkat kesadaran warga Jepang terhadap kebersihan lingkungan dan pemilahan sampah.

Menurut Scott North, kegiatan membersihkan setelah acara seperti Piala Dunia juga merupakan cara para penggemar Jepang menunjukkan kebanggaan terhadap cara hidup mereka dan membagikannya kepada dunia.

>>> Nico Williams Berjuang Pulih dari Cedera Jelang Piala Dunia 2026

Laga antara Jepang dan Belanda sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2.