Tokio Marine Life: Volatilitas IHSG Pengaruhi Unitlink Jangka Pendek, Buka Peluang Jangka Panjang
PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia memberikan tanggapan terkait volatilitas tinggi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memengaruhi kinerja unitlink berbasis saham dalam jangka pendek.
Fluktuasi pasar modal ini dipengaruhi oleh dinamika global dan domestik, termasuk pergerakan nilai tukar Rupiah serta kebijakan suku bunga acuan yang lebih tinggi.
>>> Kanada Ajukan RUU Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos
Head of Investment Tokio Marine Life Insurance Indonesia Kornelis Pandu Wicaksono menjelaskan bahwa pergerakan nilai aset saham sangat dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik.
Faktor-faktor seperti arah suku bunga, kondisi geopolitik, pergerakan nilai tukar, dan dinamika pertumbuhan ekonomi turut memengaruhi pasar.
Kornelis menambahkan bahwa koreksi pasar merupakan siklus normal yang justru dapat membuka peluang investasi dengan valuasi menarik bagi investor jangka panjang.
Langkah Antisipasi dan Edukasi Nasabah
Perusahaan menerapkan prinsip kehati-hatian, diversifikasi portofolio, serta pemantauan aktif sebagai langkah antisipasi.
>>> Skotlandia Siap Hadapi Brasil di Piala Dunia 2026
Selain itu, Tokio Marine Life terus mengedukasi nasabah bahwa pemilihan jenis unitlink sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan jangka waktu investasi masing-masing.
Bagi nasabah konservatif, perusahaan menyarankan instrumen pasar uang atau pendapatan tetap, sedangkan unitlink saham tetap diarahkan untuk investasi jangka panjang.
Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) hingga Mei 2026, rata-rata imbal hasil unitlink berbasis saham mengalami kontraksi terdalam sebesar 8,76%.
Di tengah tekanan pasar tersebut, tiga produk unitlink saham Tokio Marine Life terpantau tetap mencetak hasil positif per Mei 2026.
>>> Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION untuk Rayakan Satu Dekade Seri Premium
Produk TM Global Syariah Equity Fund memimpin dengan imbal hasil 11,03%, disusul TM USD Global Equity Fund sebesar 10,78%, dan TM USD Offshore Equity Fund yang meraup return 9,27%.
Update Terbaru
Jababeca Ecoweek 2026: 35.000 Bibit Mangrove Ditanam, Total Capai 100.000 Pohon
Selasa / 28-07-2026, 18:14 WIB
Ekspansi Path of Exile 1: Curse of the Allflame Resmi Rilis, Ajak Pemain Berlayar ke Laut Dalam
Selasa / 28-07-2026, 18:14 WIB
Skor Aksesibilitas Perbankan Hanya 57,76%, Riset MRI Soroti Rendahnya Empati Petugas
Selasa / 28-07-2026, 18:14 WIB
6 Game Perang PS3 Terbaik: Strategi, Aksi, dan Stealth yang Wajib Dimainkan
Selasa / 28-07-2026, 18:14 WIB
Kokushibo: Upper Rank One Demon Slayer dengan Moon Breathing dan Kelemahan Psikologis
Selasa / 28-07-2026, 18:07 WIB
Samsung Siap Tingkatkan Baterai Galaxy S27 Ultra Setelah Enam Tahun
Selasa / 28-07-2026, 18:07 WIB
Jonathan Ezekiel Sumbang Emas untuk Indonesia di Olimpiade Biologi Internasional 2026
Selasa / 28-07-2026, 18:07 WIB
PKB Run 2026: Gus Muhaimin Ingin Tradisi Lari Meluas ke Daerah
Selasa / 28-07-2026, 18:07 WIB
John Herdman Ungkap Alasan Pantau Timnas Indonesia dari Tribun, Tiru Gaya Luis Enrique
Selasa / 28-07-2026, 18:00 WIB
Dony Tri Pamungkas Tampil Konsisten, John Herdman Beri Pujian Tinggi
Selasa / 28-07-2026, 18:00 WIB
Kekalahan Beruntun di Piala AFF 2026, Pemain Naturalisasi Kamboja Dikritik Fans
Selasa / 28-07-2026, 18:00 WIB
John Herdman Soroti Celah Timnas Indonesia Usai Hajar Kamboja 5-1
Selasa / 28-07-2026, 18:00 WIB
TOP 50 Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 29 Juli 2026 ada Sebening Cinta Resmi Tamat
Selasa / 28-07-2026, 18:00 WIB
Bursa Transfer Jadi Penentu Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 17:56 WIB







