Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih baru Persija Jakarta. Mantan juru taktik Timnas Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi tiga musim, dari 2026 hingga 2029.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku merasakan ketegangan besar saat pertama kali memasuki Jakarta International Stadium (JIS) dengan peran barunya.

>>> CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG Berkah bagi Investor Global

Meski sudah sering ke JIS saat menukangi Timnas, momen kali ini terasa berbeda.

"Saya merasa ini adalah sebuah tantangan. Walaupun jujur, saya sangat gugup," ujar Shin Tae-yong.

Ketegangan itu perlahan berkurang setelah ia melihat banyak wajah wartawan yang sudah dikenalnya sejak era Timnas. "Saya merasa lebih baik.

Meskipun saya gugup, saya merasa sangat baik," katanya.

>>> IHSG Melonjak 5,03 Persen ke Level 6.309 pada Sesi Pertama

Shin Tae-yong menyadari besarnya tekanan sebagai pelatih Persija. Ekspektasi tinggi dari suporter Macan Kemayoran menjadi tanggung jawab besar yang harus ia pikul.

Target utama yang dicanangkan adalah membawa trofi juara ke ibu kota. "Jawabannya saya hanya harus menang.

Karena kesuksesan di sini dinilai dari juara," tegasnya.

Persija sudah delapan musim tanpa gelar juara liga domestik. Shin Tae-yong bertekad mengakhiri puasa tersebut.

>>> Aktivis Rohingya Noor Azizah Dikecam Usai Pidato Singgung Indonesia, Malaysia, Thailand

"Sudah saatnya bagi Persija untuk juara di Super League Indonesia," tutupnya.