Model dan presenter Tyra Banks resmi menggugat Netflix atas tuduhan pencemaran nama baik. Gugatan ini diajukan terkait docuseries berjudul 'Reality Check: Inside America's Next Top Model'.

Dalam gugatannya, Tyra mengaku mengalami tekanan mental akibat cara dirinya digambarkan dalam serial dokumenter tersebut. Ia merasa potongan wawancaranya telah dimanipulasi sehingga keluar dari konteks.

>>> DJP Ajukan Pagu Indikatif Rp 5,40 Triliun untuk Anggaran 2027

Tyra menyebut pihak produksi hanya menggunakan sekitar 16 menit dari total wawancara berdurasi tiga setengah jam.

Potongan-potongan itu disebut disusun ulang sehingga tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ia sampaikan.

Tuduhan Manipulasi Rekaman

Dalam dokumen pengadilan, Tyra mengklaim bahwa bagian ketika ia bertanggung jawab atas beberapa kontroversi di 'America's Next Top Model' justru dihapus dari hasil akhir tayangan.

Gugatan itu juga menyebut bahwa produser membangun 'narasi palsu' melalui proses editing selektif dan manipulasi rekaman.

Hal ini membuat Tyra seolah-olah dengan sadar membiarkan seorang kontestan mengalami pelecehan seksual di acaranya.

Tyra menegaskan bahwa gambaran tentang dirinya itu sepenuhnya karangan yang kemudian disiarkan Netflix kepada jutaan penonton di seluruh dunia.

>>> AS Tolak Visa Sebelas Staf Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026

Tanggapan Terhadap Produser

Tyra juga menyoroti pernyataan dari Mor Loushy, salah satu sutradara sekaligus produser eksekutif serial Netflix itu. Ia menyebut pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Salah satu pernyataan menyebut Tyra diberi kesempatan untuk membahas secara mendalam berbagai kontroversi seputar reality show yang ia bawakan.

Namun, Tyra mengaku versinya tidak ditampilkan secara utuh.

Tyra menyampaikan bahwa ia memang memberikan versinya dengan jujur. Tetapi cerita yang didengar penonton adalah cerita menyesatkan yang dipilih produser untuk ditampilkan.

Kasus Shandi Sullivan

Dalam dokumenter Netflix, mantan kontestan siklus kedua ANTM, Shandi Sullivan, membahas dugaan pelecehan seksual yang dialaminya. Ia menuding produser membingkai kejadian tersebut sebagai skandal perselingkuhan.

Tyra sempat ditanya mengenai kasus Shandi dan mengatakan dirinya tidak terlibat dalam produksi maupun proses editing alur cerita acara tersebut.

>>> Oppo Reno 16 Pro Versi Global Lolos Sertifikasi TKDN, Siap Meluncur di Indonesia

Ia juga menegaskan tidak mengetahui Shandi merasa menjadi korban pelecehan seksual saat kejadian berlangsung.