Kondisi ekonomi yang tidak menentu tidak selalu menutup peluang cuan di sektor properti. Salah satu segmen yang masih menjanjikan adalah properti ritel, seperti ruko atau pusat perbelanjaan.

Temuan dari Jakarta Property Highlight yang dirilis Knight Frank Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan bahwa sektor ritel sejalan dengan fenomena Lipstick Effect.

>>> Google Rilis Patch Keamanan untuk Celah Zero-Day Berbahaya di Android

Fenomena ini menggambarkan pergeseran perilaku konsumen yang mengurangi pembelian barang mahal dan beralih ke kesenangan kecil yang terjangkau, seperti pakaian, kosmetik, atau kopi.

Akibatnya, ritel tidak lagi sekadar tempat transaksi, melainkan bergeser menjadi lifestyle hub.

Kawasan ritel menjadi destinasi untuk mencari pengalaman berbelanja, kuliner, dan hiburan sekaligus, memberikan 'hadiah kecil' yang menyenangkan bagi konsumen.

Pengembang Optimis Kembangkan Kawasan Ritel

Optimisme ini mendorong pengembang untuk terus mengembangkan kawasan ritel.

Salah satunya adalah Paramount Land melalui anak usahanya, Paramount Gading Serpong (PGS), yang membuka pusat perbelanjaan baru bernama Victoria Central District (VCD) seluas 6 hektare.

Lokasi VCD berada di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong RoW 45, yang dinilai super strategis.

Kawasan ini terhubung dengan area perkantoran dan perumahan, serta memiliki akses terbuka dan eksposur tinggi.

>>> Nadeo Argawinata Ungkap Alasan Bertahan di Borneo FC Usai 15 Pemain Dilepas

Direktur Perencanaan dan Desain Paramount Land, Henry Napitupulu, menyebutkan bahwa kawasan tersebut semakin ramai, hidup, dan business ready.

Kawasan ini dilewati sekitar 15.000 kendaraan per jam melalui jalan raya utama Gading Serpong.

Paramount Land menyiapkan beberapa unit ruko yang akan selesai secara bertahap.

Tipe pertama yang diluncurkan adalah Maxim Square tipe Studio Loft, yang dilengkapi lift dan tangga di area fasad.

Desain ini memungkinkan pemilik ruko menyewakan lebih dari satu tenant dalam satu gedung.

Sebelumnya, Paramount Land telah membangun kawasan komersial di PGS yang diisi oleh brand kuliner terkenal seperti Obihiro Nikudon, Haka Dimsum (buka 24 jam), cheesecake Artirasa, dan pastry London Layers.

>>> Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign

Pada Mei 2026, sebanyak 84 unit ruko Maggiore Signature West terjual habis hanya dalam lima bulan.