Kepercayaan masyarakat Jawa mengenal istilah weton tulang wangi yang sering dikaitkan dengan hal-hal spiritual. Pemilik weton ini dipercaya memiliki energi khusus yang sangat kuat menurut primbon Jawa.

Karakteristik utama dari pemilik weton tulang wangi adalah pembawaan yang berwibawa, penuh kasih sayang, dan mempunyai intuisi tajam.

>>> Lo Kheng Hong Borong 12,67 Juta Saham Intiland Development

Mereka juga dinilai memiliki magnet alami yang memikat orang lain.

Selain menarik perhatian sesama manusia, daya tarik spiritual yang menonjol ini juga disebut membuat makhluk tak kasat mata menjadi penasaran.

Akibatnya, makhluk halus cenderung tertarik untuk mendekati atau mengikuti mereka.

Dalam sistem penanggalan Jawa yang memadukan hari lahir dan pasaran, terdapat 11 kombinasi yang masuk dalam kategori ini.

Masyarakat sering menyebut kelompok ini disukai makhluk halus karena memiliki bau harum gaib.

Kombinasi hari tersebut meliputi Senin Kliwon, Senin Wage, Senin Pahing, Selasa Legi, Rabu Kliwon, dan Rabu Pahing.

Selain itu, Kamis Wage, Sabtu Wage, Sabtu Legi, Minggu Pon, serta Minggu Kliwon juga termasuk di dalamnya.

Orang-orang yang lahir pada hari-hari tersebut biasanya menunjukkan kepekaan tinggi terhadap fenomena supranatural. Mereka dinilai memiliki bakat alami dalam ranah spiritual.

Makna Spiritual Malam Satu Suro

Malam satu Suro menandai pergantian tahun dalam kalender Jawa yang jatuh bersamaan dengan tanggal 1 Muharam dalam kalender Hijriah.

Istilah Suro sendiri diserap dari kata Asyura dalam bahasa Arab yang berarti hari kesepuluh bulan Muharram.

>>> Indeks Bisnis-27 dan IHSG Kompak Menguat pada Awal Pekan

Berdasarkan buku Tradisi Malam Satu Suro dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat (2022) karya Mulyani, peringatan ini dimulai setelah matahari terbenam pada hari sebelumnya.