Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 5,03 persen ke level 6.309 pada penutupan sesi I, Senin (15/6/2026).

Lonjakan ini ditopang oleh performa positif saham-saham perbankan milik BUMN, sektor pertambangan, dan telekomunikasi.

>>> Pratama Arhan Unggah Video Romantis Bareng Selebgram Inka Andestha

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai penguatan indeks tidak lepas dari kinerja gemilang saham perusahaan negara.

"Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap pasar modal kita," ujar Dony dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan bahwa kinerja IHSG dan penguatan rupiah menjadi cerminan BUMN berada dalam posisi terbaik.

Saham Perbankan BUMN Pimpin Penguatan

Sektor perbankan BUMN yang tergabung dalam Himbara menjadi motor utama penggerak bursa sepanjang pagi.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memimpin dengan tambahan 210 poin atau 5 persen ke level Rp4.410 per saham.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 220 poin atau 6,1 persen ke Rp3.780, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 120 poin atau 4,21 persen ke Rp2.970.

>>> DPR Minta Pemerintah Gunakan Data Komprehensif Ukur Daya Beli Masyarakat

Aksi beli juga melanda saham BUMN di sektor pertambangan dan telekomunikasi.

PT Timah Tbk (TINS) melonjak 260 poin atau 7,88 persen, sedangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melesat 370 poin atau 12,98 persen ke Rp3.220.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turut menguat 80 poin atau 2,80 persen menjadi Rp2.940.

Menurut Dony, fluktuasi pasar saham dalam jangka pendek adalah hal wajar. Namun, investor pada akhirnya akan melihat fundamental perusahaan negara yang semakin sehat.

"Teman-teman bisa melihat sendiri laporannya.

>>> IHSG 15 Juni 2026 Ditutup Melonjak 4,12 Persen ke Level 6.254

Baik di sektor perbankan, tambang, infrastruktur, maupun perusahaan BUMN lainnya, semuanya mencatatkan rapor yang sangat memuaskan," pungkas Dony.