Stres Kerja Picu Pemimpin Gunakan Pola Lama yang Tidak Relevan
Tekanan di lingkungan kerja kerap dianggap sebagai tolok ukur kemampuan seorang atasan. Namun, kendala terbesar justru bukan karena minimnya keahlian atau pengalaman.
Ketika berada di bawah tekanan tinggi, banyak atasan kembali menerapkan metode lama yang pernah berhasil. Padahal, pendekatan tersebut sudah tidak sesuai dengan dinamika kondisi saat ini.
>>> Dishub Jabar Buka Pendaftaran Mudik Gratis Bus 2026 via Aplikasi Sapawarga
Persoalan ini menjadi bahasan utama dalam lokakarya kepemimpinan yang digelar jaringan perempuan profesional IGNITE bersama The Art of Triumph.
Agenda tersebut membedah efek tekanan terhadap cara memimpin dan mengambil keputusan.
Senior Manager of Client Engagement, Marketing, and Social Impact Kearney Indonesia sekaligus mentee IGNITE, Lea Dwiartanti, membagikan wawasan tentang urgensi mendeteksi respons diri saat menghadapi tekanan.
Berdasarkan pemaparan dalam lokakarya, hasil penelitian dari Center for Creative Leadership menunjukkan kegagalan pemimpin hampir tidak pernah dipicu oleh kelemahan baru.
"Masalah justru datang ketika mereka stres dan terlalu memaksakan strategi lama yang dulunya sukses, padahal situasi menuntut pendekatan yang berbeda," kata Lea dalam rilis yang diterima Kompas.
com, Senin (15/6/2026).
Situasi tersebut dikenal sebagai pressure patterns, yaitu pola respons otomatis yang muncul saat seseorang dalam kondisi tertekan. Pola ini umumnya terbentuk sejak awal perjalanan karier.
Ketika menghadapi tantangan, seseorang menemukan metode yang dinilai berhasil. Metode itu terus direplikasi hingga menjadi kebiasaan otomatis yang tidak disadari.
Pengaruh negatif pola ini terhadap keputusan kepemimpinan dapat ditekan jika atasan mampu menyadarinya lebih awal.
Langkah Praktis Mendeteksi Pola Respons
Terdapat empat langkah taktis yang dapat diterapkan pemimpin untuk mendeteksi kecenderungan respons saat menghadapi tekanan.
Update Terbaru
Warren Buffett Ungkap Risiko Besar Investasi Saham Murah
Selasa / 16-06-2026, 01:04 WIB
Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari di GP Catalunya
Selasa / 16-06-2026, 01:04 WIB
IHSG Melonjak 4,12 Persen, Saham Bank Jumbo Kompak Ditutup Menguat
Selasa / 16-06-2026, 01:04 WIB
Rohartindo Siapkan Strategi Ekspansi Koper Pintar Airwheel
Selasa / 16-06-2026, 01:01 WIB
4 Hari Besar Nasional dan Internasional yang Diperingati Setiap 1 Maret
Selasa / 16-06-2026, 01:01 WIB
Mendagri Instruksikan Pemda Gelar Nobar Piala Dunia 2026 demi Ekonomi
Selasa / 16-06-2026, 01:00 WIB
Rudi Garcia Siapkan Strategi Menyerang untuk Belgia Hadapi Mesir
Selasa / 16-06-2026, 01:00 WIB
Rupiah Menguat 96 Poin ke Rp 17.709 per Dolar AS pada 15 Juni 2026
Selasa / 16-06-2026, 01:00 WIB
Kurs Rupiah Menguat ke Rp 17.709 per Dollar AS Dipicu Sentimen Global
Selasa / 16-06-2026, 01:00 WIB
Bahlil Usulkan Rp 815 Miliar untuk Program Kompor Listrik di RAPBN 2027
Selasa / 16-06-2026, 01:00 WIB
Klaim Kode Redeem Slime RNG Mei 2026 untuk Dapatkan Item Gratis
Selasa / 16-06-2026, 00:59 WIB
Perbandingan Spesifikasi Vivo Y04s dan Infinix Smart 20, HP 1 Jutaan
Selasa / 16-06-2026, 00:59 WIB
Promo HUT HokBen 17 April 2026: Bento Special 1 Hanya Rp 41.000
Selasa / 16-06-2026, 00:59 WIB
Bandingkan Spesifikasi Vivo V70 FE 5G dan Samsung Galaxy A37 5G, Mana Pilihan Tepat?
Selasa / 16-06-2026, 00:57 WIB






