Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan mulai menjalankan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerjunkan 1.258 petugas lapangan pada Senin (15/6/2026).

Sensus ini tidak hanya menyasar industri konvensional, tetapi juga menjangkau sektor ekonomi digital yang berkembang pesat.

>>> Komisi V DPR Pantau Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II di Bekasi

Sasar Pelaku Usaha Digital dan Content Creator

Kepala BPS Kabupaten Lamongan, Hermanto, menegaskan bahwa sensus kali ini merupakan pendataan paling komprehensif yang secara khusus membidik pelaku usaha berbasis platform digital.

"Sepuluh tahun lalu sektor digital belum seperti sekarang.

Kini, kami menyasar pelaku usaha digital, termasuk content creator dan aktivitas ekonomi berbasis platform yang selama ini tidak terlihat fisik, namun memiliki kontribusi ekonomi besar," ujar Hermanto.

Petugas akan melakukan pencatatan secara door-to-door untuk mengumpulkan basis data utama pemerintah.

Data akurat ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan nasional dan daerah yang lebih tepat sasaran.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif mensukseskan sensus yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

>>> ICSF Ingatkan Bahaya Perundungan dan Penguntitan Siber di Media Sosial

"Keberhasilan sensus ini bukan hanya tanggung jawab BPS, tetapi tanggung jawab seluruh pihak.

Memberikan data yang akurat berarti kita turut serta membangun fondasi ekonomi daerah untuk sepuluh tahun ke depan," kata Yuhronur.

Pemerintah Kabupaten Lamongan mencatat pertumbuhan ekonomi impresif berdasarkan data BPS.

Pertumbuhan ekonomi Lamongan pada Triwulan I-2026 mencapai 10,79 persen, menempati peringkat kedua tertinggi di Jawa Timur.

Angka kemiskinan ekstrem juga turun dari 0,61 persen menjadi 0,26 persen.

"Capaian ini cerminan tingginya dinamika ekonomi di Lamongan.

>>> Siasat Pasangan Muda Mengatur Bujet Pernikahan di Tengah Tantangan Ekonomi

Kami akan terus mendorong iklim usaha yang kondusif agar dampak pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan seluruh masyarakat," ujar Yuhronur.