Angka ini mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7% yoy, membaik dibandingkan kontraksi pada Maret yang mencapai 1,4% yoy.

"Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN kelompok peminjam lembaga keuangan yang secara tahunan mencatatkan kontraksi sebesar 5,0% yoy, lebih rendah dibandingkan kontraksi pada Maret sebesar 6,3% yoy," demikian laporan BI.

Sektor swasta dengan porsi ULN terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Pengadaan Listrik dan Gas, serta Pertambangan dan Penggalian.

Total pangsa keempat sektor ini mencapai 79,6% dari keseluruhan ULN swasta.

Sektor swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa 75,8% terhadap total ULN swasta.

Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 29,6% pada April 2026. Rasio ini didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,5%.

"Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

>>> Cara Mudah Ajukan GoPay Pinjam Lewat Aplikasi Gojek

Indonesia akan terus mengoptimalkan peran ULN untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," terang laporan BI.