Muslim Syiah di kawasan Timur Tengah umumnya memperingati Asyura dengan ekspresi duka atas kematian Hussein ibn Ali.

Sementara itu, umat Muslim Sunni memanfaatkannya untuk memanjatkan doa serta pujian kepada nabi.

Kekayaan Kuliner Khas Asyura di Berbagai Daerah

Momen Asyura di Indonesia juga diekspresikan melalui pembuatan makanan simbolis yang khas di beberapa daerah. Masyarakat Gorontalo membuat kue apangi atau apem dari tepung beras dan gula merah.

Gula merah dalam filosofi lokal menjadi simbol keberanian serta pengorbanan, sedangkan warna putih kue apem melambangkan kesucian.

Di Palembang, Sumatera Selatan, komunitas Ki Gede Ing Suro memiliki kebiasaan mengolah bubur suro saat Muharram. Bubur ini diracik menggunakan kombinasi aneka bumbu dan rempah.

>>> Jadwal Piala Dunia 15 Juni 2026: Swedia vs Tunisia dan Spanyol vs Tanjung Verde

Seluruh fenomena ini membuktikan bahwa Tahun Baru Islam mengintegrasikan nilai religius dengan warisan budaya lokal.