Skuad tim nasional Portugal mengenakan gelang peringatan khusus dalam sesi latihan di Miami menjelang laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo.

Gelang tersebut untuk menghormati mantan penyerang mereka, Diogo Jota, yang wafat akibat kecelakaan mobil di Spanyol pada tahun lalu.

>>> Ekuador vs Pantai Gading: Babak Pertama Berakhir Imbang Tanpa Gol

Gelang memorial yang memuat nama seluruh pemain beserta nama almarhum Diogo Jota diserahkan langsung oleh Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, sebagai hadiah pribadi saat pertemuan dengan tim sebelum rombongan berangkat menuju turnamen di Amerika Utara.

Gelandang Portugal, Vitinha, menjelaskan bahwa aksesori tersebut dirancang secara khusus agar memenuhi semua spesifikasi teknis sehingga diizinkan oleh FIFA untuk digunakan di atas lapangan hijau oleh para pemain Selecao.

"Intinya, cerita di balik gelang ini adalah, ketika kami bertemu dengan Perdana Menteri, beliau menawarkan gelang ini kepada kami," kata Vitinha.

Pemain Paris Saint-Germain tersebut menambahkan bahwa Perdana Menteri Montenegro memberikan kebebasan penuh kepada skuad mengenai keputusan penggunaan simbol persatuan dan kesetiaan tersebut.

"Mereka memastikan bahwa gelang ini bisa kami kenakan di lapangan.

Gelang ini memiliki semua spesifikasi yang diperlukan agar kami bisa masuk ke lapangan dengan mengenakannya, termasuk nama semua pemain serta nama khusus Diogo Jota," ujar Vitinha.

Seluruh elemen tim nasional Portugal menyambut pemberian tersebut dengan emosional dan sepakat tanpa ragu untuk memakainya sepanjang kampanye Piala Dunia.

"Beliau memberi kami kebebasan untuk memilih apakah ingin menggunakannya atau tidak, bagaimana (cara menggunakannya), baik di siang hari maupun selama pertandingan.

Kami menerimanya dengan penuh rasa hormat dan memutuskan untuk menggunakannya," kata Vitinha.