Kini, menjelang putaran final Piala Dunia 2026, Robertson menerima surat emosional dari istri Jota, Rute Cardoso, melalui program FIFA 'Letters That Unite' yang menyatakan bahwa Robertson membawa impian Jota ke lapangan.

"Dalam beberapa pertandingan terakhir yang saya tonton, Anda bisa melihat gairah para penggemar, gairah para pemain yang mewakili negaranya, dan turnamen terbesar selalu menjadi hal yang sangat, sangat besar bagi Anda.

Saya merasakannya saat mewakili negara saya di Euro untuk pertama kalinya setelah sangat, sangat lama. Tapi Piala Dunia adalah yang terus mengganggu pikiran saya," kata Robertson.

Surat dari Rute Cardoso tersebut berisi kenangan persahabatan serta mimpi bersama yang dirawat oleh Jota dan Robertson sejak bersama di Liverpool.

"Diogo sering berbicara tentang dirimu, tentang persahabatan yang kalian bangun, perjuangan yang kalian lalui bersama, tantangan, tawa, hingga percakapan mengenai sepak bola dan mimpi-mimpi kalian," tulis Rute Cardoso.

Cardoso mengaku terharu mendengar komentar Robertson saat Skotlandia akhirnya berhasil memastikan tiket kelolosan ke Piala Dunia 2026 setelah penantian selama 28 tahun.

"Piala Dunia adalah salah satu mimpi itu, mimpi yang kalian rawat bersama dengan gairah yang sama seperti ketika kalian berada di lapangan," tulis Cardoso.

Melalui kepastian tempat di turnamen ini, Cardoso menegaskan bahwa memori dan gairah sepak bola Jota akan tetap hidup di atas lapangan melalui penampilan sahabatnya.

"Saat saya mendengar kata-katamu dan mengetahui apa yang kamu rasakan pada hari ketika Skotlandia lolos ke Piala Dunia setelah penantian yang begitu lama, saya sadar bahwa Diogo tidak pernah benar-benar meninggalkan lapangan," tulis Cardoso.

Menerima pesan tersebut, bek kiri berusia 32 tahun itu merasa semakin termotivasi untuk bertanding demi menghormati mimpi mendiang sahabatnya sepanjang turnamen berlangsung.

"Dengan meraih momen itu dan memastikan tempat di Piala Dunia, kamu tidak akan pergi sendirian. Kamu juga membawa mimpi Diogo bersamamu," tulis Cardoso.

Skotlandia yang tergabung di Grup C dijadwalkan memulai laga perdana mereka melawan Haiti di Boston, disusul pertandingan menghadapi Maroko dan Brasil pada fase grup.

>>> Trump Umumkan Gencatan Senjata AS-Iran, Blokade Selat Hormuz Dicabut

"Saya tidak hanya bermain untuk diri saya sendiri. Saya bermain untuk kami berdua," kata Andy Robertson.