Kota Taif yang terletak di puncak Pegunungan Sarawat menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan wilayah Arab Saudi lainnya.

Berada di ketinggian lebih dari 1.700 meter di atas permukaan laut, kota ini menjadi oasis sejuk bagi pelancong yang ingin menghindari terik matahari.

>>> Harga Emas Antam 27 Agustus 2025 Naik Rp 8.000 Jadi Rp 1.940.000 Per Gram

Selain udaranya yang segar, Taif juga dikenal dengan aroma khas bunga mawar yang membuatnya dijuluki City of Roses.

Tanah subur di kota yang berjarak sekitar 90 kilometer dari Makkah ini menjadikannya pusat penghasil sayur-mayur dan buah-buahan premium, seperti delima, anggur, buah tin, dan pir.

Taif juga merupakan sentra utama budidaya bunga mawar yang telah mendunia.

Mawar Taif yang Legendaris

Mawar Taif memiliki sekitar 30 kelopak dengan aroma yang jauh lebih kuat dan tahan lama dibandingkan mawar biasa.

Tradisi budidaya mawar di kota ini telah berlangsung ratusan tahun dan dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.

Saat musim semi hingga April, sekitar 800 perkebunan di kawasan Al-Hada dan Al-Shafa mekar bersamaan.

Seluruh hasil panen massal dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan industri wewangian.

Keharuman mawar Taif telah digunakan sebagai bahan baku berbagai produk parfum mewah internasional, bahkan untuk menyucikan dinding luar Kabah di Mekkah.

Salah satu pusat penyulingan mawar ternama di Al-Hada adalah Rashid Hussein Al-Qurashi, tempat penyulingan tradisional yang telah berusia 150 tahun.

Saat ini, tempat tersebut dikelola oleh generasi keenam, Abdullah atau yang biasa disapa Dul.

Proses pengolahan ribuan kelopak bunga dilakukan secara tradisional menggunakan bejana yang berjajar di dalam ruangan.