Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) telah memberikan lampu hijau untuk akuisisi Paramount Skydance terhadap Warner Bros. Discovery (WBD) senilai US$111 miliar.

Divisi Antitrust DOJ menyatakan bahwa transaksi tersebut kemungkinan tidak akan merugikan persaingan atau konsumen Amerika.

>>> Live Action Lilo & Stitch 2 Dikonfirmasi, Chris Sanders Jadi Sutradara

Keputusan itu diumumkan tanpa syarat pelepasan aset, perbaikan perilaku, atau konsesi apa pun.

Paramount Skydance menyambut baik hasil penyelidikan tersebut dan menyebut kesepakatan ini pro-kompetitif.

Mereka menambahkan bahwa perusahaan gabungan akan lebih siap bersaing melawan platform teknologi dominan.

Tantangan Hukum Lain Masih Ada

Meski DOJ menyetujui, kesepakatan masih belum final dan menghadapi potensi hambatan lain.

Jaksa Agung beberapa negara bagian, termasuk Rob Bonta dari California, menyatakan kemungkinan melanjutkan litigasi untuk memblokir merger dengan alasan antimonopoli.

>>> Pengadilan Perintahkan Justin Baldoni Bayar Biaya Pengacara Blake Lively

Selain itu, kesepakatan juga masih dalam peninjauan peraturan di Eropa dan Inggris.

Lebih dari 5.500 pembuat film, aktor, dan profesional Hollywood telah menandatangani surat terbuka yang menentang merger tersebut.

Mereka beralasan kesepakatan itu akan menghilangkan pekerjaan, menaikkan harga, dan mengurangi persaingan.

Serikat Pekerja Teamsters juga mendesak DOJ memblokir kesepakatan kecuali Paramount memberikan perlindungan terkait PHK.

>>> Intel Luncurkan Project Firefly untuk Rombak Laptop Kelas Menengah ke Bawah

Paramount memperkirakan penghematan biaya lebih dari US$6 miliar melalui penggabungan, yang mengindikasikan PHK besar-besaran.