Trump Media and Technology Group (TMTG) bersama TAE Technologies resmi membatalkan rencana pemisahan platform Truth Social dan aset media lainnya ke dalam perusahaan publik baru.

Keputusan tersebut diumumkan pada Rabu (10/6) tanpa disertai penjelasan rinci mengenai alasan di balik pembatalan tersebut.

>>> Kenaikan Harga Pertamax Picu Potensi Migrasi Konsumen ke Pertalite

TMTG kini memilih untuk mengalihkan fokus penuh pada penyelesaian proses merger dengan TAE Technologies.

Manajemen TMTG menargetkan penyelesaian dan penutupan kesepakatan konsolidasi bisnis ini dapat tercapai pada kuartal keempat tahun ini atau lebih cepat.

Perusahaan media yang didirikan oleh Presiden AS Donald Trump ini dirancang khusus untuk menyasar audiens konservatif.

>>> IHSG Melonjak 404 Poin di Tengah Kenaikan Harga Pertamax

Selama perjalanannya, TMTG menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan lini bisnis media akibat persaingan ketat dari jejaring sosial raksasa dan pertumbuhan jumlah pengguna yang tidak merata.

Dinamika internal ini turut berdampak langsung pada posisi korporasi di pasar keuangan.

Kondisi tersebut tercermin dari pergerakan saham TMTG yang mengalami penurunan sekitar 1% dalam perdagangan pra-pasar.

>>> Ibrahim Maza Yakin Aljazair Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026

Koreksi tipis ini memperpanjang tren negatif performa keuangan perusahaan setelah nilai sahamnya sempat jatuh lebih dari 38% sepanjang tahun ini.