Warna putih menjadi simbol harapan untuk memulai tahun baru Hijriah dengan hati yang bersih serta kehidupan yang lebih positif.

>>> Kementan Mulai Distribusikan Benih Tebu Unggul Asal KBD

Tradisi ini dipahami sebagai bentuk tafa'ul, yaitu mengharap kebaikan kepada Allah SWT.

Minum susu pada 1 Muharram sebaiknya tidak dianggap sebagai amalan yang pasti membawa berkah, melainkan sebagai simbol doa dan optimisme untuk terus memperbaiki diri.

Keutamaan Susu dalam Islam

Susu memiliki tempat istimewa dalam ajaran Islam dan beberapa kali disebut dalam riwayat penting. Pertama, susu merupakan salah satu minuman yang paling disenangi oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya.

Diceritakan dari Ibnu Abbas, ia berkata: "Sungguh minuman yang paling disenangi oleh Rasulullah SAW adalah susu." (HR Abu Nuaim)

Kedua, susu mengandung banyak nutrisi seperti protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan tubuh.

Ketiga, susu dipilih oleh Rasulullah SAW ketika ditawari dua pilihan minuman dalam peristiwa Isra Miraj.

Para ulama memahami pilihan Rasulullah SAW tersebut sebagai simbol fitrah dan kesucian.

Karena makna inilah, susu sering dikaitkan dengan harapan akan kehidupan yang lebih baik dan hati yang bersih.

Amalan Lain di Bulan Muharram

Bulan pertama dalam kalender Hijriah ini termasuk salah satu bulan yang dimuliakan, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah menjalankan puasa sunnah, seperti puasa Tasu'a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram).

Rasulullah SAW bersabda: "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram. Sementara salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam."

(HR Muslim)

>>> Usulan Tambahan Anggaran Kementerian UMKM Dinilai Berpotensi Dongkrak Ekonomi

Selain puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan memperbanyak sedekah kepada sesama di bulan Muharram.