Massimiliano Allegri dikabarkan siap melepas hak pesangon dari AC Milan demi mempercepat peresmian dirinya sebagai pelatih baru Napoli.

Pelatih asal Livorno itu telah dibebastugaskan dari AC Milan setelah musim 2025-2026 berakhir. Namun, secara kontrak ia masih terikat dan menerima gaji dari klub San Siro tersebut.

>>> Florentino Perez Serahkan Dokumen Kasus Negreira ke Presiden UEFA

Situasi ini membuat Allegri kesulitan menerima pinangan klub Liga Italia lain. Ia disebut akan menandatangani kontrak dua tahun untuk menggantikan Antonio Conte di Napoli.

Sebelum resmi bertugas, Allegri harus mencapai kesepakatan pemutusan kerja dengan AC Milan. Proses ini berlarut-larut karena tarik-ulur finansial.

Allegri berhak menerima sisa gaji 5 juta euro (Rp 103 miliar) pada tahun kedua kontraknya yang akan kedaluwarsa musim panas mendatang.

Di Napoli, ia dikabarkan akan menerima gaji sekitar 4,5 juta euro per tahun.

AC Milan hanya menawarkan kompensasi 500 ribu euro (Rp 10,3 miliar), yang diambil dari selisih gaji di kedua klub.

>>> Tornado Ancam Markas Timnas Inggris di Kansas City, Pemain Berlindung

Tuntutan awal Allegri mencapai 2 juta euro ditambah 3 juta euro untuk stafnya.

Karena belum ada titik temu dan pramusim semakin dekat, Allegri dilaporkan rela melepaskan tuntutan pesangonnya sama sekali. Ia ingin segera memimpin sesi latihan Napoli.

Keinginan Kuat Manajemen Napoli

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, sudah lama menjadikan Allegri sebagai target utama. Kesepakatan prinsip disebut sudah terjalin antara kedua belah pihak.

Status Allegri yang belum lepas dari AC Milan menjadi satu-satunya hambatan. Komunikasi intens antara kedua klub terus berlangsung untuk mencari jalan keluar.

Agen Allegri, Giovanni Branchini, masih berhati-hati dalam pernyataan publik. Namun, optimisme di internal Napoli meningkat bahwa masalah ini segera selesai.

>>> Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari di GP Barcelona 2026

Peresmian Allegri sebagai pelatih baru Napoli diyakini tinggal menunggu penyelesaian dokumen administrasi.