"Audit semua dapur yang ada, termasuk afiliasi ke pemerintah seperti apa, sehingga akar masalahnya diketahui dan bisa diselesaikan.

Tanpa itu, evaluasi dan efisiensi hanya omong kosong saja," tegasnya.

MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dijanjikan sejak kampanye Pilpres 2024.

Pemerintah semula menyiapkan anggaran Rp 335 triliun untuk 83 juta anak dan ibu hamil, namun kemudian dipangkas menjadi Rp 268 triliun akibat tekanan fiskal.

Sejak dijalankan Januari 2025, implementasi MBG menuai sorotan. Selain potensi pelebaran defisit, program ini dibayangi dugaan korupsi dan kasus keracunan makanan.

Penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi pukulan terbaru.

Berdasarkan data Network for Education Watch, sedikitnya 33.000 anak dilaporkan terdampak keracunan makanan terkait MBG hingga April 2026.

>>> Promo Tahun Baru Hijriah Universitas PGRI Jombang Gratiskan Biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru

Di tengah persoalan, pemerintah menggeser fokus dari ekspansi cepat ke penguatan kualitas layanan, peningkatan standar dapur, dan pengawasan keamanan pangan.