Penyerang Timnas Brasil, Endrick, menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai panggung krusial.

Ia ingin membawa Selecao juara sekaligus membuktikan kapasitasnya agar mendapat lebih banyak menit bermain di Real Madrid musim depan.

>>> Turki Hadapi Australia di Laga Pembuka Grup D Piala Dunia 2026

Karier Endrick sempat pasang surut dalam setahun terakhir.

Cedera panjang membuatnya jarang tampil di Real Madrid, hingga ia memutuskan pindah ke Olympique Lyon dengan status pinjaman.

Langkah itu terbukti efektif. Pemain berusia 19 tahun itu sukses mengembalikan performa terbaiknya di Prancis.

Di balik kebangkitannya, Endrick mengaku terinspirasi oleh etos kerja dan disiplin tinggi Cristiano Ronaldo. "Keinginan untuk bekerja keras sejak muda adalah sesuatu yang saya miliki bersama Cristiano Ronaldo.

Namun saya tidak mengaguminya hanya karena etos kerjanya," ujar Endrick kepada GQ Brazil.

"Ia memiliki bakat luar biasa dan kisah perjuangan yang sangat menginspirasi ketika masih muda," lanjutnya.

Sebagai pesepak bola profesional, Endrick memahami bahwa kesuksesan membutuhkan pengorbanan. "Jika Anda sedang di tengah musim kompetisi, Anda tidak bisa melakukan hal-hal yang membuat perkembangan Anda mundur.

Itu akan selalu sulit. Begitulah hukum dalam sepak bola," katanya.

Karier Endrick sempat terhambat akibat cedera kaki kanan yang memaksanya menepi selama 173 hari sepanjang 2025.

Setelah pulih, minimnya menit bermain di Spanyol mendorong manajemennya mencari klub baru yang kompetitif.

>>> Gaya Rambut Baru Landon Donovan di Piala Dunia 2026 Curi Perhatian

Olympique Lyon dipilih karena memenuhi kriteria: berasal dari lima liga top Eropa, memiliki pelatih dengan metode sesuai, dan menerapkan gaya main menyerang.

"Kami mempertimbangkan banyak hal.

Klub tersebut harus berasal dari satu di antara lima liga terbaik Eropa, memiliki pelatih dengan metode yang mirip seperti yang pernah ia rasakan di Palmeiras, mengusung sepak bola menyerang, dan bermain di kompetisi Eropa," kata COO Roc Nation Sports, Thiago Freitas.