Mantan personel Cherrybelle, Anisa Rahma dan Felly, memberikan dukungan moral kepada Sarwendah di Jakarta Selatan.

Dukungan ini muncul setelah isu lama mengenai hengkangnya Sarwendah dari grup tersebut kembali mencuat ke publik.

>>> Petugas Gabungan Bongkar 160 Kios Ilegal di Jalur Puncak Cianjur

Anisa Rahma menegaskan bahwa hubungan pribadinya dengan Sarwendah tetap baik sejak dulu hingga sekarang.

"Aku dari dulu sama Wendah benar-benar gak ada problem apa-apa," ujarnya saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.

Menurut Anisa, konflik atau cekcok antar anggota adalah hal yang biasa. Namun, semua akhirnya bisa berteman kembali.

Komunikasi antara Anisa dan Sarwendah masih berjalan erat melalui pesan singkat untuk saling bertukar kabar dan memberi kekuatan.

Anisa mencontohkan, "Kemarin juga Wendah nge-chat, 'Anisa gimana?' terus aku juga, 'Wendah, kamu juga gimana?'

Dia juga nanya aku kebakaran, aku juga nanya kondisi dia saat ini. Tapi kita saling nyemangatin aja."

Mengenai alasan keluarnya Sarwendah dari Cherrybelle, Anisa mengaku tidak mengetahuinya. Keputusan tersebut sepenuhnya berada di bawah otoritas manajemen saat itu.

Proses keluarnya Sarwendah berlangsung cepat tanpa diskusi dengan personel lain.

>>> Syarat dan Cara Mengaktifkan SPayLater Shopee Terbaru 2026

Felly, mantan personel lainnya, juga memilih memberikan dukungan moral secara tertutup. Ia khawatir terjadi kesalahpahaman di media sosial jika pernyataannya kurang tepat.

"Kalau aku ngasih support saja sih. Maksudnya gak mau terlalu ikut campur juga," ujar Felly di kawasan Trans TV, Jakarta Selatan.

Felly menambahkan, "Takutnya kan kalau di medsos itu takutnya kayak salah ngomong, penyampaiannya kurang atau ditangkapnya jadi lain.

Jadi mendingan support dari doa, ajak ketemu gitu."

Terkait kondisi emosional Sarwendah, Felly membenarkan bahwa ibu tiga anak tersebut merasa terpukul hingga menangis. "Ya sedihlah, pastilah.

Oh nangis, iyalah. Nangis kita," tuturnya.

Felly berharap persoalan ini dapat segera selesai melalui komunikasi yang baik antara pihak terkait. "Mungkin komunikasinya saja kali ya.

>>> Tata Kelola Ekspor Komoditas Dinilai Perkuat Ekonomi Nasional

Mungkin kalau sudah ketemu, saling ngomong, mungkin masalahnya bisa cepat selesai gitu," pungkasnya.