Tata Kelola Ekspor Komoditas Dinilai Perkuat Ekonomi Nasional
Tata kelola sumber daya alam, khususnya pada ekspor komoditas, dinilai akan memperkuat ekonomi nasional. Hal ini mencakup hilirisasi industri dan optimalisasi Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Lembaga Riset dan Analisis Media Digital, PoliEco Digital Insight Institute (PEDAS), mencatat tiga komoditas awal dalam skema tata kelola ekspor strategis.
>>> Intervensi BI Dinilai Belum Efektif Stabilkan Rupiah
Batu bara, kelapa sawit (CPO), dan ferroalloy memiliki nilai ekspor lebih dari US$66 miliar per tahun, atau sekitar seperempat total ekspor nasional.
Direktur PEDAS, Anthony Leong, menyatakan nilai ekonomi yang besar itu menunjukkan betapa strategisnya kebijakan pemerintah.
Menurutnya, Indonesia sedang memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang melalui kebijakan yang meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, penerimaan negara, dan ketahanan sektor keuangan.
"Nasionalisme ekonomi bukan berarti menutup diri dari dunia internasional. Nasionalisme ekonomi adalah memastikan kekayaan nasional, devisa, dan sumber daya strategis dikelola untuk kemakmuran rakyat.
Inilah yang dibangun pemerintah Presiden Prabowo saat ini," kata Anthony dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Anthony mencontohkan negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan China yang membangun kemajuan di atas fondasi nasionalisme ekonomi.
Ia menekankan pentingnya menilai kebijakan berdasarkan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.
Ia juga menilai forum penyampaian pendapat dan kritik terhadap pemerintah adalah bagian dari demokrasi. Namun, perdebatan harus didasarkan pada data dan kepentingan nasional untuk memperkuat daya saing Indonesia.
Menurut Anthony, transformasi ekonomi di sektor strategis hampir selalu memunculkan perbedaan pandangan. Hal itu wajar karena menyangkut perubahan tata kelola dan distribusi manfaat ekonomi yang besar.
"Kami melihat pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika di ruang publik. Dalam geoekonomi global, setiap negara yang memperkuat kedaulatan ekonominya akan menghadapi tantangan.
Update Terbaru
Cara Aktivasi TikTok PayLater 2026 Lengkap dengan Syarat
Sabtu / 13-06-2026, 23:44 WIB
AS dan India Buka Kembali Peluang Kesepakatan Dagang Bilateral
Sabtu / 13-06-2026, 23:42 WIB
Timnas Qatar Siap Hadapi Swiss di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB
Setelah Killer Peter Chapter 134, Spoiler Chapter 135 Mulai Dicari
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB
Baca Preview Killer Peter Chapter 136 Bahasa Indonesia, Langsung Diburu!
Sabtu / 13-06-2026, 23:40 WIB
Australia U-19 Juarai Piala AFF 2026 Usai Kalahkan Thailand 2-0
Sabtu / 13-06-2026, 23:20 WIB
Valuasi Perbankan Indonesia Dinilai Sudah Antisipasi Kontraksi Laba
Sabtu / 13-06-2026, 23:17 WIB
Konflik Timur Tengah Picu Pembatalan Penerbangan dan Kenaikan Tiket Pesawat
Sabtu / 13-06-2026, 23:16 WIB
Insta360 Luna Ultra Resmi Meluncur Bawa Sensor Ganda Leica
Sabtu / 13-06-2026, 23:12 WIB
Likuiditas Perbankan Indonesia Tetap Sehat per April 2026
Sabtu / 13-06-2026, 23:08 WIB
Baca Killer Peter Chapter 134 Bahasa Indonesia, Semakin Seru!
Sabtu / 13-06-2026, 23:05 WIB
Yang Terbaik! Pembahasan Killer Peter Chapter 135 Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia!
Sabtu / 13-06-2026, 23:05 WIB
Agoda Ungkap Rute Penerbangan Termurah di Asia untuk Liburan Tengah Tahun 2026
Sabtu / 13-06-2026, 22:56 WIB
Timnas Haiti Kembali ke Piala Dunia 2026, Hadapi Skotlandia di Laga Pembuka
Sabtu / 13-06-2026, 22:56 WIB






